Adalah keterlaluan bila laki2/suami membiarkan istrinya mengerjakan semua urusan rumah tangga.
Adalah sombong sekali bila laki2/suami menganggap pekerjaan rumah tangga itu hal yang remeh temeh. Coba dia lakukan hal2 dalam komik tsb. diatas.
Bukankah Rasulullah SAW, manusia paling mulia, menjahit sandal & bajunya sendiri, memerah susu kambing sendiri, membantu istri2 beliau dalam hal pekerjaan rumah tangga?
Ali r.a. memikul air sampai pundaknya melepuh. Katanya: “Kalo bukan karena Allah, tak mau aku melakukan ini…”
Umar r.a. hanya diam saja saat diomeli istri beliau. katanya “bagaimana aku bisa memarahinya, sementara dia masak untukku, mencuci bajuku, mengurus anak-anakku, sementara itu bukan kewajiban dia…”
Subhanallah.
Ya Allah, alhamdulillah engkau memberiku ibu yang baik, ayah yang bijak, sehingga aku bisa membantu mengerjakan hampir semua pekerjaan istriku – kecuali hamil, melahirkan dan menyusui – namun ternyata aku tidak sanggup melakukan pekerjaan seperti yang istriku lakukan.
Ya Allah, sayangilah istriku, ibuku, dan para wanita sholihah. jadikanlah kami kaum lelaki yang sholeh dan berbuat yang ma’ruf kepada mereka. Amin.
ya Allah…terima kasih telah menjadikanku wanita…terima kasih telah memberi keadilan antara kami dan mereka
ENGKAU…
Adil-Me memang tiada tanding!
lakal hamdu ya Allah
Tugas ibu memang lebih dari 24 jam. Terima kasih ya Allah telah menjadikan aku sebagai wanita.
Adalah keterlaluan bila laki2/suami membiarkan istrinya mengerjakan semua urusan rumah tangga.
Adalah sombong sekali bila laki2/suami menganggap pekerjaan rumah tangga itu hal yang remeh temeh. Coba dia lakukan hal2 dalam komik tsb. diatas.
Bukankah Rasulullah SAW, manusia paling mulia, menjahit sandal & bajunya sendiri, memerah susu kambing sendiri, membantu istri2 beliau dalam hal pekerjaan rumah tangga?
Ali r.a. memikul air sampai pundaknya melepuh. Katanya: “Kalo bukan karena Allah, tak mau aku melakukan ini…”
Umar r.a. hanya diam saja saat diomeli istri beliau. katanya “bagaimana aku bisa memarahinya, sementara dia masak untukku, mencuci bajuku, mengurus anak-anakku, sementara itu bukan kewajiban dia…”
Subhanallah.
Ya Allah, alhamdulillah engkau memberiku ibu yang baik, ayah yang bijak, sehingga aku bisa membantu mengerjakan hampir semua pekerjaan istriku – kecuali hamil, melahirkan dan menyusui – namun ternyata aku tidak sanggup melakukan pekerjaan seperti yang istriku lakukan.
Ya Allah, sayangilah istriku, ibuku, dan para wanita sholihah. jadikanlah kami kaum lelaki yang sholeh dan berbuat yang ma’ruf kepada mereka. Amin.
ya Allah…terima kasih telah menjadikanku wanita…terima kasih telah memberi keadilan antara kami dan mereka
ENGKAU…
Adil-Me memang tiada tanding!
lakal hamdu ya Allah