23/02/2010

Rumah Singgah Bunda Lenny Susanti, Wadah Berkreasi Kaum Dhuafa

you_rsbls2_ed47“Mengubah dunia yang terlantar menjadi ladang kebahagiaan, kembali di jalan Allah, meluruskan hati, meningkatkan akal budi, melindungi jiwa manusia dengan bijaksana, mendidik anak-anak dengan cinta.” Demikianlah cita-cita yang diemban Rumah Singgah Bunda Lenny Susanti [RSBLS] untuk membantu kaum dhuafa dengan program pendidikan dan pelatihan seni dan kreasi.

Masih banyak kaum dhuafa dan anak-anak terlantar yang tidak mendapatkan pendidikan layak. Sebagian dari mereka lebih memilih mengadu nasib di jalan-jalan hanya untuk sesuap nasi. Padahal di sisi lain mereka pun perlu mendapatkan ilmu,keterampilan, keahlian, atau paling tidak sesuatu yang berguna untuk memperkaya jiwanya. you_rsbls3_ed47

Oleh karena itulah, RSBLS didirikan dengan membawa misi edukasi dan ilmu pengetahuan, dan kemasyarakatan, membangun kesadaran budaya, dan menegakkan kebenaran sosial. Konsep ini diyakini dapat menjadi strategi pendidikan dan media dakwah yang ideal. Dengan konsep ini pula RSBLS berharap setiap individu dapat menemukan pribadi dan kemanusiaannya. Jelasnya, RSBLS ingin ikut berperan dalam membangun kemanusiaan universal [rahmatan lil ’âlamîn], menolong sesama, membantu yang kurang mampu, mendidik yang tidak mampu dan mengajak individu yang mampu untuk saling berbagi dan mewadahi berbagai kreativitas yang didasarkan pada proses spiritualisasi keindahan, untuk kemanusiaan, kemuliaan dan keagungan.

“Semoga kami bisa berpartisipasi dalam mendorong manusia muda kreatif, inovatif, berwawasan, percaya diri, istiqamah, mandiri, dinamis, pantang menyerah dan menyukai kebersamaan,” ujar Eddie Karsito, ketua Yayasan Humaniora yang membawahi keberadaan RSBLS.

you_rsbls1_ed47RSBLS dibangun di atas sebidang tanah yang seharusnya digunakan untuk tempat tinggal. Namun, sang pemilik tanah, Lenny Susanti meninggal tahun 2009 pada usia 36 tahun. “Dia tak sekedar istri dan seorang ibu di tengah keluarganya, tetapi ia juga seorang pendidik, seniman, budayawan, pekerja sosial yang hangat. Semangat, dedikasi, perjuangan, cita-cita dan harapannya, akan tetap hidup sepanjang masa karena keberpihakannya terhadap masalah kemanusiaan,” kata Eddie sekaligus suami Lenny.

Memang sebelum meninggal, Lenny memberikan amanah kepada Eddie bahwa tanah yang berlokasi di Bale Endah, Kabupaten Bandung itu harus dimanfaatkan untuk menolong sesama. Tak heran, kini hampir setiap hari anak-anak jalanan mendatangi RSBLS. Mereka seringkali menggunakan tempat ini untuk menginap dan berkawan dengan siapa saja yang kebetulan ada di RSBLS. Biasanya setiap akhir pekan, mereka mengikuti kursus, pelatihan, dan bimbingan dari para relawan dengan konsep sanggar. Karena RSBLS lebih menitikberatkan pada kesenian [cipta-rasa-dan-karsa], mereka pun kebanyakan mendapat pendidikan non formal, yang berhubungan dengan seni, seperti teater, musik, lukis, kriya, jurnalistik, dan fotografi. Selain itu, RSBLS pun menyediakan taman bacaan, taman penitipan anak, dan bimbingan belajar. you_rsbls4_ed47

Selain bergerak di sektor pendidikan, kepedulian RSBLS terhadap kaum tak mampu berlanjut ke sektor pemberdayaan ekonomi dan santunan & bantuan, seperti pembinaan pedagang keliling asongan, dan pemulung, santunan fakir miskin, anak yatim piatu, anak terlantar, pemulung, orang jompo, dan penyandang cacat. Cara lain RSBLS untuk membantu kaum dhuafa adalah mendirikan Koperasi Simpan Pinjam, dan pemberdayaan barang bekas. « [yogira] – foto: RSBLS

Boks
Rumah Singgah Bunda Lenny Susanti [RSBLS]
Jl. Padi Endah 29 Blok S No. 14
Perumahan Baleendah Permai
Bandung – 40375
Tel 022-91706993

Yayasan Humaniora
Jl. Melati Raya BS. 39 No. 32
Perumahan Kranggan Permai, Jatisampurna, Bekasi
Jawa Barat – 17433
Tel 021-84593873, 021-8440753
Fax 021-84593873
Surel humaniora95@yahoo.com


2 Responses to “Rumah Singgah Bunda Lenny Susanti, Wadah Berkreasi Kaum Dhuafa”

  1. ella says:

    Assalamu ‘alaikum, saya tertarik dengan kiprah yang sedang Bunda lakukan ini. Saya punya keinginan yang sama tapi belum tahu bagaimana memulainya. Saya ingin banyak belajar kepada Bunda, bolehkah saya datang ke tempat Bunda di Baleendah?
    Saya tinggal di Bandung Timur.

    Saya tunggu jawabannya via email. Atas kesediaan Bunda membalas komentar ini via email, saya ucapkan banyak terima kasih. Wassalamu ‘alaikum!

  2. Setiawan Guntarto says:

    Saya ingin sekali membantu menjadi relawan di rumah singgah. Walaupun saya masih bersekolah di SMA, tapi mungkin saya bisa sedikit membagi ilmu saya kepada anak anak yang kurang beruntung. Kebetulan saya menguasai semua jenis alat musik, mungkin bisa membantu menambah wawasan tentang musik. Tolong hubungi saya di dewanwande@hotmail.com jika membutuhkan relawan. Terima kasih banyak.

Beri komentar

Email


Artikel sebelumnya
Jajak Pendapat
 

Saat MAGHRIB tiba, dan Anda masih terjebak di kemacetan lalu lintas, apakah Anda

Loading ... Loading ...
Artikel ALiF Terkini
Alifmagz di Facebook
 
 
Peta situs Copyright © AliF Magazine 2010