Ketika dilahirkan, manusia bagai selembar kertas putih. Bisa dikatakan, ia tidak tahu apa-apa dan belum memiliki banyak keahlian. Namun, manusia juga dirancang untuk bisa belajar. Menyerap pengetahuan baru, mengembangkan pemahaman, dan melatih berbagai keterampilan yang ia butuhkan untuk menjalani hidupnya.

Ilmu pengetahuan adalah hal penting dalam kehidupan seorang manusia. Ia menentukan bagaimana seseorang melihat dan menyikapi sesuatu. Ia mempengaruhi cara kita menyelesaikan masalah juga ketepatan kita dalam melakukan segala hal, termasuk dalam hal ibadah kepada Allah. Dengan ilmu, kita bisa melakukan hal-hal dengan lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih baik pula. Ilmu ini begitu luas tak terbatas, karenanya, manusia harus terus belajar sepanjang hidupnya. Semakin banyak kita belajar, semakin bertambah ilmu yang kita miliki, hendaknya bertambah pula kualitas serta kuantitas kebaikan yang kita hasilkan.

Rasulullah saw. bersabda:
Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-rabii’).

Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim).

Allah swt. menitipkan akal kepada manusia agar kita bisa terus belajar, dalam rangka beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Hanya dengan terus belajar kita bisa sedikit demi sedikit memahami hakikat hidup dan lebih banyak menyumbangkan kebaikan di dunia. Begitu pentingnya ilmu bagi seseorang, alangkah mulianya jika kita bisa membagikan ilmu itu bukan? Tentu saja, ilmu yang kita bagikan sekaligus menambah pemahaman kita akan ilmu itu sendiri, serta potensi kebaikan yang dapat dihasilkannya.

Menuntut ilmu, kemudian menerapkan dan mengajarkannya pada orang lain, merupakan suatu bentuk kebaikan luar biasa, yang bermanfaat di dunia dan akhirat.

Dari Abi Umamah al-Bahiliy, Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah, malaikat dan ahli (penduduk) langit dan bumi; hingga semut di dalam lubang dan juga ikan paus (meliputi seluruh hewan di darat dan di laut) mendoakan kebaikan ke atas orang yang mengajar perkara yang baik kepada manusia.” (HR. Tirmidzi).

Dari Abi Hurairah, Rasulullah saw. Bersabda, “Apabila anak cucu Adam meninggal dunia maka terputus semua amalannya kecuali dari tiga hal: [1] shadaqah jariyah, [2] ilmu yang bermanfaat, dan [3] anak shalih yang mendoakannnya.” (HR. Muslim).

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.  (QS. Al-Mujadilah: 11). [aca]

Tagged on: