<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ALiF Magazine &#187; Hikayat</title>
	<atom:link href="http://www.alifmagz.com/category/artikel/hikayat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alifmagz.com</link>
	<description>Alhamdullillah It&#039;s Friday</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:06:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Arti Musibah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/11/06/arti-musibah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/11/06/arti-musibah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 07:27:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahalif.com/?p=4919</guid>
		<description><![CDATA[Menurut ar-Ragib al-Asfahani, asal makna kata musibah atau mushîbah adalah lemparan [ar-ramyah]. Kemudian digunakan untuk pengertian bahaya, celaka, bencana atau bala. Jadi musibah pengertiannya bisa sangat luas, lebih luas dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut ar-Ragib al-Asfahani, asal makna kata musibah atau <em>mushîbah</em> adalah lemparan [ar-ramyah]. Kemudian digunakan untuk pengertian bahaya, celaka, bencana atau bala. Jadi musibah pengertiannya bisa sangat luas, lebih luas dari sekedar bencana. Al-Qurthubi mengatakan, musibah ialah apa saja yang menyakiti dan menimpa diri orang Mukmin, atau sesuatu yang berbahaya dan menyusahkan manusia meskipun kecil.</p>
<p>Untuk menguatkan pendapat tersebut Al-Qurthubi mengemukakan hadis Nabi Saw yang diriwayatkan oleh Ikrimah bahwa lampu Nabi Saw pernah mati pada suatu malam. Lalu beliau membaca: <em>innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji&#8217;ûn </em>[<em>“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nyalah kami kembali”</em>]. Para sahabat bertanya, “Apakah ini termasuk musibah hai Rasulullah?” Nabi menjawab, “<em>Ya, apa saja yang menyakiti orang Mukmin disebut musibah.</em>” « <strong>[esthi]<br />
</strong><br />
Sumber: Ensiklopedia al-Qur&#8217;an Kajian Kosakata</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F11%2F06%2Farti-musibah%2F&amp;linkname=Arti%20Musibah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/11/06/arti-musibah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memutus Rantai Permusuhan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/10/15/memutus-rantai-permusuhan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/10/15/memutus-rantai-permusuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 06:46:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=4674</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari Umar bin Abdul Aziz bermain bersama teman-temannya. Pada zaman itu, terjadi pertentangan dua kelompok mengenai masalah politik dan kekuasaan. Ayahnya terlibat dan ikut dalam salah satu kelompok. Sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-4675" style="margin: 10px;" title="h11" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/h11.jpg" alt="h11" width="300" height="169" />Suatu hari Umar bin Abdul Aziz bermain bersama teman-temannya. Pada zaman itu, terjadi pertentangan dua kelompok mengenai masalah politik dan kekuasaan. Ayahnya terlibat dan ikut dalam salah satu kelompok. Sebagai anak yang masih kecil, ia ikut-ikutan berada pada pihak ayahnya dan bersama teman-temannya mencela kelompok lain. Guru yang mengajarinya al-Qur’an kebetulan sedang lewat dan merasa tak suka dengan kelakuannya.</strong></p>
<p>Umar bin Abdul Aziz kemudian meninggalkan teman-temannya dan mengikuti gurunya masuk ke masjid untuk belajar al-Qur’an. Namun saat ia datang, gurunya langsung berdiri dan melaksanakan shalat. Ia merasakan, gurunya sengaja memanjangkan shalatnya. Selesai shalat, tampak wajah gurunya muram kepadanya. Ia pun bertanya apa sebenarnya yang sedang terjadi.</p>
<p><span> </span>Gurunya bertanya, “Wahai anakku, mengapa engkau melaknatnya, sedangkan ia adalah salah satu pahlawan perang Badar?”</p>
<p><span> </span>Perkataan gurunya itu sangat menyentuh hati Umar. Ia merasa sangat menyesal dengan apa yang telah ia lakukan dan berjanji kepada gurunya untuk tak mengulangi perbuatannya lagi.</p>
<p><span> </span>Di hari yang lain, Umar mengikuti shalat Jum’at. Kebetulan saat itu ayahnya sendiri yang menjadi khatibnya. Ia menyimak khutbah ayahnya yang bersemangat dan berapi-api. Ia begitu antusias mendengarnya sampai akhirnya ia merasa kecewa karena mendengar ada bagian khutbah yang mencela suatu kelompok. Setelah shalat Jum’at selesai, ia menemui ayahnya dan mengungkapkan perasaannya.</p>
<p><span> </span>Dua peristiwa itu sangat membekas dalam ingatannya. Ia terus menerus merenungkan ucapan guru dan ayahnya. Kemudian ia sampai pada suatu titik kesadaran. “Permusuhan ini harus diakhiri,” katanya. Ia berjanji kepada Allah, jika suatu saat nanti diberi amanah untuk menjadi khalifah, ia akan mengubahnya.</p>
<p><span> </span>Hingga pada akhirnya Umar bin Abdul Aziz menjadi khalifah. Ia menepati janjinya dengan menetapkan larangan mengucap caci maki dalam setiap khutbah Jum’at. Ucapan yang tak baik itu diganti dengan membaca surah an-Nahl [16] ayat 90 yang artinya,<em> “Sesungguhnya Allah memerintahkan berlaku adil dan berbuat ihsân, memberi kepada kaum kerabat, dan Dia melarang perbuatan keji, kemunkaran, dan penganiayaan. Dia memberi pengajaran kepada kamu agar kamu dapat selalu ingat.”</em> « <strong>[imam]</strong></p>
<p><strong>Sumber:</strong> <em>Buku Orang-Orang Bijak</em> terjemahan dari <em>Kitab Qashas al-Abrar</em> &#8211;  Murtadha Muthahhari</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F15%2Fmemutus-rantai-permusuhan%2F&amp;linkname=Memutus%20Rantai%20Permusuhan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/10/15/memutus-rantai-permusuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Abdullah bin Umar: Mengikat Tali Persaudaraan dengan Sahabat Ayah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/10/01/kisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/10/01/kisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 12:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=4552</guid>
		<description><![CDATA[Abdullah bin Umar bin Khattab sering disebut dengan Abdullah bin Umar atau Ibnu Umar adalah seorang yang shaleh. Keshalehannya sering mendapat pujian dengan disandingkan dengan keshalehan ayahnya, Umar bin Khaththab. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-4553" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed31" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed31.jpg" alt="hikayat_1_ed31" width="255" height="173" />Abdullah bin Umar bin Khattab sering disebut dengan Abdullah bin Umar atau Ibnu Umar adalah seorang yang shaleh. Keshalehannya sering mendapat pujian dengan disandingkan dengan keshalehan ayahnya, Umar bin Khaththab. Ia masuk Islam sejak masih kecil dan menyertai ayahnya berhijrah ke Madinah bersama Rasulullah Saw.</strong></p>
<p>Ibnu Umar juga terkenal sebagai pedagang sukses yang sangat dermawan. Tak jarang ia memberi sesuatu yang dipakainya kepada seseorang yang lebih membutuhkannya. Seorang Badui pernah mendapat seekor keledai yang dikendarai Ibnu Umar. Orang itu juga menerima sorban yang biasa dipakai di kepalanya. Pemberian kepada orang Badui itu diniatkan Abdullah bin Umar sebagai tali pengikat persaudaraan.</p>
<p>Kisah itu diceritakan salah satu temannya, Ibnu Dinar. Menurut Ibnu Dinar, Abdullah bin Umar selalu mengendarai keledai saat pergi ke Makkah. Kendaraan itu menjadi tunggangan alternatif saat unta yang biasa dibawanya sedang kelelahan.</p>
<p>Suatu ketika, dalam perjalanan menuju ke Makkah dengan mengendarai keledai, Ibnu Umar berpapasan dengan seorang Badui. Ia menyapa orang itu dan bertanya, “Apakah kamu si fulan anak fulan?”<br />
“Benar,” jawab orang Badui itu.</p>
<p>Mendengar jawaban itu, Abdullah bin Umar memberikan keledai yang dikendarainya seraya berkata, “Gunakanlah keledai ini!” Setelah keledai diterima, ia juga menyerahkan sorban yang dipakainya, “Pakailah sorban ini.”</p>
<p>Merasa heran dengan apa yang dilakukan Abdullah bin Umar, Ibnu Dinar berkata, “Semoga Allah mengampunimu karena telah memberi orang Badui ini seekor keledai yang sering kau jadikan kendaraan. Juga selembar sorban yang biasa engkau pakai di kepalamu.”</p>
<p>Ibnu Umar menjawab perkataan temannya, “Sesungguhnya sebaik-baik kebajikan adalah menyambung tali persaudaraan dengan kenalan ayahnya setelah ia wafat. Ayah orang Badui itu adalah sahabat kental ayahku, Umar bin Khaththab.” « <strong>[imam]</strong></p>
<p><strong>Sumber:</strong> <em>Shahih Riyadhushs Shalihin</em> &#8211; Bab <em>Keutamaan Berbuat Baik kepada Kawan Dekat Orangtua, Kerabat, dan Istri</em> – Imam Nawawi</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F10%2F01%2Fkisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah%2F&amp;linkname=Kisah%20Abdullah%20bin%20Umar%3A%20Mengikat%20Tali%20Persaudaraan%20dengan%20Sahabat%20Ayah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/10/01/kisah-abdullah-bin-umar-mengikat-tali-persaudaraan-dengan-sahabat-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menetapkan Hukum dengan Bijaksana</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/09/07/menetapkan-hukum-dengan-bijaksana/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/09/07/menetapkan-hukum-dengan-bijaksana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 12:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=4362</guid>
		<description><![CDATA[Saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, setiap Muslim diwajibkan menahan hawa nafsunya. Selama satu bulan penuh, umat Muslim dilarang makan, minum, dan menyalurkan hasrat seksual mulai dari terbitnya fajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4519" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="h1" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/h1.jpg" alt="h1" width="255" height="191" /></p>
<p><strong>Saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, setiap Muslim diwajibkan menahan hawa nafsunya. Selama satu bulan penuh, umat Muslim dilarang makan, minum, dan menyalurkan hasrat seksual mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Bagi yang melanggar, ada konsekuensi yang harus dilaksanakan.</strong></p>
<p>Suatu hari di zaman Rasulullah Saw ada seseorang yang melanggar larangan. Ia tak mampu menahan gejolak syahwat kepada istrinya sehingga melakukan hubungan badan pada siang hari di bulan Ramadhan. Menyadari kesalahannya, laki-laki itu bergegas menemui Rasulullah Saw untuk meminta ketetapan beliau.</p>
<p>Ketika itu Rasulullah Saw sedang berkumpul dengan sahabat-sahabat yang lain. Lelaki itu berkata, “Wahai Rasulullah Saw! Celaka, celakalah kami.”</p>
<p>Para sahabat terkejut dengan apa yang dikatakan laki-laki itu. Rasulullah Saw kemudian menenangkan dan berkata kepadanya, “<em>Apa yang telah terjadi, bisakah kau katakan kepada kami semua?</em>”</p>
<p>Ia menjawab, “Aku telah melakukan hubungan badan dengan istriku, padahal aku sedang berpuasa Ramadhan.”<br />
Rasulullah Saw kemudian berkata, “<em>Sebagai hukuman atas apa yang telah kamu berdua lakukan, dapatkan kamu membebaskan seorang budak?</em>”</p>
<p>“Ya Rasulullah, kami tak bisa memenuhi hukuman itu karena kami tak memunyainya.”<br />
“<em>Jika demikian, dapatkah kamu berpuasa selama dua bulan berturut-turut?</em>” Laki-laki itu mengatakan bahwa ia dan istrinya tak sanggup melaksanakannya.</p>
<p>“<em>Kalau begitu, berilah makan enam puluh orang miskin,</em>” kata Rasulullah Saw.<br />
Laki-laki itu kembali mengatakan kepada Rasulullah Saw bahwa ia dan istrinya tak sanggup memenuhi hukuman yang ditetapkan itu. Rasulullah Saw termenung sejenak dan kemudian beranjak dari tempat duduknya untuk masuk ke dalam rumah. Saat keluar, beliau membawa sekeranjang kurma. Rasulullah berkata, “<em>Di manakah orang yang bertanya tadi?</em>”</p>
<p>“Aku di sini ya Rasul Allah,” jawab laki-laki itu.<br />
“<em>Bawalah ini dan sedekahkanlah.</em>”</p>
<p>“Haruskah kusedekahkan kepada orang yang lebih miskin daripadaku?” katanya. “Demi Allah, tak ada keluarga di antara dua gunung ini yang lebih miskin daripadaku,” lanjutnya.<br />
Rasulullah Saw tersenyum hingga tampak gigi serinya yang putih. Beliau kemudian berkata, “<em>Berikanlah kurma ini kepada keluargamu.</em>” « [imam]</p>
<p><strong>Sumber</strong>: Dinukil dari hadis riwayat Abu Hurairah</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F09%2F07%2Fmenetapkan-hukum-dengan-bijaksana%2F&amp;linkname=Menetapkan%20Hukum%20dengan%20Bijaksana">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/09/07/menetapkan-hukum-dengan-bijaksana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hamka: Teguh Pendirian tapi Tak Pendendam</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/08/06/hamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/08/06/hamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 09:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=4071</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun bersilang keris di leher, Berkilat pedang di hadapan matamu, Namun yang benar kau sebut juga benar. Penggalan puisi di atas adalah karya Hamka [Haji Abdul Malik Karim Amrullah] yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-4154" href="http://alifmagz.com/wp/index.php/2009/08/06/hamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam/hikayat_1_ed29/"><img class="alignleft size-full wp-image-4154" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed29" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed29.jpg" alt="hikayat_1_ed29" width="255" height="318" /></a></p>
<p><strong></strong><strong>Meskipun bersilang keris di leher,<br />
Berkilat pedang di hadapan matamu,<br />
Namun yang benar kau sebut juga benar.</strong></p>
<p>Penggalan puisi di atas adalah karya Hamka [Haji Abdul Malik Karim Amrullah] yang khusus diciptakannya setelah mendengar pidato M. Natsir dalam Sidang Konstituante tahun 1957. Jelas sekali, penggalan puisi itu menunjukkan ia seorang yang teguh memegang keyakinannya. Apa yang dianggap benar akan diperjuangkan, meski seberat apa pun ancaman yang diterimanya. Prinsip ini ia pegang sampai akhir hayatnya.<br />
Hamka adalah salah seorang yang sangat berperan dalam sejarah awal pembentukan Indonesia. Ia pernah duduk sebagai anggota Badan Konstituante. Posisinya itu membuat ia semakin kritis. Pada sebuah acara di Bandung, Hamka menyampaikan pidato yang menolak gagasan Soekarno tentang demokrasi terpimpin.<br />
Suasana saat itu memang penuh dengan perdebatan tentang konstitusi negara Indonesia. Perdebatan itu berujung pada dikeluarkannya Dekrit Presidan 5 Juli 1959. Salah satu isinya tentang pembubaran Badan Konstituante.<br />
Menyikapi kondisi itu, Hamka berinisiatif menerbitkan majalah yang diberi nama Panji Masyarakat. Ia duduk sebagai pemimpin redaksinya. Panji Masyarakat menjadi alat perjuangan baru bagi Hamka dengan memuat tulisan-tulisan bertema kebudayaan dan pengetahuan Islam.<br />
Panji Masyarakat ternyata tak berumur lama. Setahun setelah lahir, majalah ini dilarang terbit oleh pemerintah. Pembreidelan dikeluarkan karena Panji Masyarakat memuat tulisan Dr. Muhammad Hatta yang berjudul “Demokrasi Kita”. Tulisan Hatta itu berisi gagasan-gagasan yang banyak berseberangan dengan gagasan Soekarno, presiden Indonesia saat itu, terutama dalam hal pengelolaan negara.<br />
Setelah Panji Masyarakat tak terbit, Hamka memutuskan berkonsentrasi mengelola Masjid Agung al-Azhar di kawasan Kebayoran Baru. Aktivitasnya lebih banyak untuk kegiatan dakwah.<br />
Pemojokan terhadap diri Hamka ternyata tak berhenti di situ. Muncul fitnah terhadap dirinya. Roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk karyanya dituduh merupakan plagiat dari roman karya Alphonse Karr, seorang sastrawan Prancis. Kemudian, pada 27 Januari 1964 tanpa alasan yang jelas ia ditangkap pihak keamanan negara. Hamka mendekam dalam penjara sampai Soekarno turun dari jabatan presiden.<br />
Berbagai perlakuan terhadap dirinya tak membuat Hamka menjadi seorang pendendam. Ia tak membenci pribadi seseorang, terutama kepada Soekarno. Saat Soekarno wafat, ia datang ke rumah duka dan turut berbelasungkawa. Ia pun mengimami shalat jenazah presiden pertama Republik Indonesia itu. Banyak orang heran dengan sikap Hamka itu karena bukan rahasia lagi, Soekarno-lah yang memerintahkan penangkapan dirinya. “Saya sudah memaafkannya. Di balik segala kesalahannya sebagai manusia, Soekarno itu banyak jasanya,” katanya. « [imam]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F08%2F06%2Fhamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam%2F&amp;linkname=Hamka%3A%20Teguh%20Pendirian%20tapi%20Tak%20Pendendam">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/08/06/hamka-teguh-pendirian-tapi-tak-pendendam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melibatkan Anak dalam Pekerjaan Orangtua</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/07/23/melibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/07/23/melibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 17:07:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=3910</guid>
		<description><![CDATA[Melibatkan anak dalam penyelesaikan pekerjaan orangtua bisa memberi pengaruh yang positif kepada anak. Selain memberikan pengalaman yang berharga bagi anak, tugas dari orangtua itu juga bisa membangkitkan rasa percaya dirinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed28.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3912" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed28" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed28.jpg" alt="hikayat_1_ed28" width="255" height="387" /></a></strong><strong>Melibatkan anak dalam penyelesaikan pekerjaan orangtua bisa memberi pengaruh yang positif kepada anak. Selain memberikan pengalaman yang berharga bagi anak, tugas dari orangtua itu juga bisa membangkitkan rasa percaya dirinya. Kebiasaan mengajak anak dalam pekerjaan-pekerjaan orangtua sering dilakukan Rasulullah Saw.</strong></p>
<p>Tsabit al-Banni mengisahkan, suatu hari ia pernah berada di rumah Rasulullah Saw untuk membantu beliau menyelesaikan suatu pekerjaan. Setelah Tsabit merasa tugas-tugas yang diberikan kepadanya selesai dikerjakan, ia keluar untuk bermain bersama anak-anak lain.</p>
<p>Tak seberapa lama Rasulullah Saw datang dan mengucap salam kepada seluruh anak yang sedang bermain dan kemudian memanggil Tsabit. Beliau mengutus Tsabit ke suatu tempat untuk keperluan tertentu. Setelah itu, Rasulullah Saw duduk untuk menunggu hingga Tsabit menyelesaikan tugasnya.</p>
<p>‘Abdullah bin ‘Abbas juga pernah mendapat tugas dari Rasulullah Saw. Suatu ketika ia sedang bermain bersama teman-temannya. Kemudian Rasulullah Saw datang, beliau menepuk bahu ‘Abbas dan berkata, “Pergilah ke rumah Mu’awiyah dan minta ia ke mari menemuiku.” ‘Abbas pun berangkat melaksanakan tugas Rasulullah.</p>
<p>Ternyata, sampai di tempat yang dituju, ‘Abbas mendapati Mu’awiyah sedang makan dan ia tak bersedia datang menemui Rasulullah Saw. ‘Abbas menyampaikan hal itu kepada Rasulullah Saw, beliau kemudian berkata, “Kembalilah ke rumah Mu’awiyah lagi dan minta ia datang ke mari.” Untuk kedua kalinya ‘Abbas pergi ke rumah Mu’awiyah.</p>
<p>Namun, Mu’awiyah masih belum selesai makan. ‘Abbas menyampaikan kembali kepada Rasulullah Saw. Beliau kemudian bersabda, “Semoga Allah tak mengenyangkan perutnya [Mu’awiyah].”</p>
<p>Orangtua juga harus bijak. Setelah sang anak selesai melaksanakan tugas, orangtua hendaknya memberi imbalan yang baik kepada anaknya. Rasulullah Saw menganjurkan orangtua untuk mendoakan anaknya sebagai imbalan bantuan yang telah diberikan. Rasulullah pernah berdoa untuk ‘Ibnu Abbas karena telah menyiapkan air wudhu beliau. Beliau berdo’a, “Ya Allah, jadikanlah ia anak yang pintar dalam ilmu agama dan ajarkanlah padanya takwil.” « [imam]</p>
<p>Sumber: Mendidik Anak Bersama Rasulullah &#8211; Muhammad Nur Abdul Hafizh</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F23%2Fmelibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua%2F&amp;linkname=Melibatkan%20Anak%20dalam%20Pekerjaan%20Orangtua">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/07/23/melibatkan-anak-dalam-pekerjaan-orangtua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khusyu’-nya Shalat Seorang yang Shaleh</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/07/09/khusyu%e2%80%99-nya-shalat-seorang-yang-shaleh/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/07/09/khusyu%e2%80%99-nya-shalat-seorang-yang-shaleh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 18:39:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=3777</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang tokoh terkenal dari negeri Khurasan. Nama lengkapnya, Abu Abdur Rahman Hatim bin Alwan. Ia dikenal dengan julukan al-Asham yang berarti orang tuli. Namun, sebenarnya pendengarannya masih berfungsi dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang tokoh terkenal dari negeri Khurasan. Nama lengkapnya, Abu Abdur Rahman Hatim bin Alwan. Ia dikenal dengan julukan al-Asham yang berarti orang tuli. Namun, sebenarnya pendengarannya masih berfungsi dengan baik. Julukan itu diberikan kepadanya karena ia pernah pura-pura tuli. Ia melakukan itu untuk melindungi kehormatan seseorang tamu yang buang angin waktu berkunjung ke rumahnya. Selain itu, Hatim juga dikenal sebagai ahli ibadah. Shalatnya selalu dikerjakan dengan khusyu’ dan tulus.</p>
<p>Kabar tentang Hatim itu sampai kepada ‘Isham bin Yusuf yang dikenal juga sebagai ahli ibadah. ‘Isham ingin sekali mengetahui kebenaran omongan orang tentang Hatim. Sehingga suatu hari ‘Isham menyempatkan diri berkunjung ke rumah Hatim. ‘Isham bertanya, “Wahai Aba Abdurrahman [panggilan untuk Hatim], bagaimana Anda mengerjakan shalat?” Hatim menjawab, “Saat tiba waktu shalat, aku berwudhu dengan lahir dan batin.”<br />
“Bagaimana wudhu lahir dan batin itu?”</p>
<p>“Wudhu lahir, membasuh anggota tubuh dengan air. Sedangkan wudhu batin itu membasuh anggota tubuh dengan tujuh perkara. Yaitu bertobat. Kemudian, menyesali dosa-dosa kita di masa lalu. Membersihkan pikiran dari urusan duniawi, membentengi diri dari sifat riya’, menghilangkan kemegahan-kemegahan bendawi, menjauhkan diri dari sifat dengki, dan menjauhi khianat serta menipu.”</p>
<p>Hatim melanjutkan, “Barulah aku melaksanakan shalat. Saat berdiri menghadap kiblat, aku hadapkan diriku kepada Zat Yang Maha Kuasa, tempatku bergantung atas segalanya. Setelah itu aku berniat, lalu membaca Fâtihah dan Surah dengan penuh pemaknaan. Saat ruku’ dan sujud, aku lakukan dengan kerendahan hati dan penuh khidmat. Aku pun membaca do’a tasyahhud dengan penuh harap. Sampai akhirnya kuucapkan salam dengan penuh keikhlasan.”<br />
’Isham begitu tertegun mendengar ucapan Hatim, “Apakah selalu begitu setiap Anda shalat?”<br />
“Aku telah mengerjakan shalat seperti itu selama 30 tahun,” jawab Hatim.</p>
<p>Seketika itu ‘Isham terharu. Ia tak kuasa menahan tangis. ‘Isham pun berdoa agar Allah memberi rahmat kepadanya agar ia bisa merasakan kenikmatan shalat seperti yang dirasakan Hatim. « [imam]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F07%2F09%2Fkhusyu%25e2%2580%2599-nya-shalat-seorang-yang-shaleh%2F&amp;linkname=Khusyu%E2%80%99-nya%20Shalat%20Seorang%20yang%20Shaleh">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/07/09/khusyu%e2%80%99-nya-shalat-seorang-yang-shaleh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membantu Teman dalam Perjalanan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/06/25/membantu-teman-dalam-perjalanan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/06/25/membantu-teman-dalam-perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 21:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/index.php/?p=3624</guid>
		<description><![CDATA[Nabi Muhammad Saw sering bepergian ke daerah yang jauh ditemani para sahabatnya. Selama perjalanan, beliau sering mengomentari peristiwa-peristiwa yang ditemui. Kemudian, beliau memberi petuah tentang hal yang sebaiknya dilakukan para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-3625" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed26" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed26.jpg" alt="hikayat_1_ed26" width="300" height="164" /><strong>Nabi Muhammad Saw sering bepergian ke daerah yang jauh ditemani para sahabatnya. Selama perjalanan, beliau sering mengomentari peristiwa-peristiwa yang ditemui. Kemudian, beliau memberi petuah tentang hal yang sebaiknya dilakukan para sahabat.</strong></p>
<p>Pada suatu hari, ketika rombongan Nabi Muhammad Saw sedang dalam perjalanan menuju ke suatu wilayah, tiba-tiba seorang laki-laki datang menaiki unta tunggangannya. Ia menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri dengan sikap yang angkuh, sementara banyak orang yang tak menunggang unta berada di sampingnya.</p>
<p>Nabi Muhammad Saw kemudian bersabda, “Barang siapa memunyai kelebihan kendaraan, hendaknya ia memberikan kepada orang lain yang tak punya. Barang siapa memunyai bekal yang lebih, hendaknya ia memberikan kepada orang lain yang tak punya.”</p>
<p>Abu Sa’id, salah seorang sahabat yang waktu itu ikut serta dalam rombongan beliau, menceritakan bahwa Nabi Muhammad Saw menyebutkan macam-macam harta dengan nada seperti itu. Sehingga para sahabat menyadari, sesungguhnya tak pantaslah bagi salah seorang dari mereka memunyai kelebihan harta dibanding saudaranya yang lain.</p>
<p>Selain memberikan petuah, Nabi Muhammad Saw juga memberi contoh sikap yang baik selama perjalanan. Nabi Muhammad Saw selalu berada di belakang orang yang jalannya lemah dengan maksud memberi pertolongan. Orang tersebut dibimbing dan digandeng dengan tangan beliau.</p>
<p>Tak hanya kepada para sahabat saja beliau berlaku baik, kepada unta-unta tunggangan pun begitu. Beliau bersabda, “Apabila kamu sekalian sedang bepergian dan melewati tanah yang subur, maka berilah kesempatan kepada unta-unta untuk memakan rumputnya. Apabila kamu sekalian sedang bepergian dan melewati tanah yang tandus, maka percepatlah perjalanan kalian dan kejarlah hingga mencapai tanah yang subur. Jangan sampai unta-unta itu kehabisan tenaga karena lapar.” « [imam]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F25%2Fmembantu-teman-dalam-perjalanan%2F&amp;linkname=Membantu%20Teman%20dalam%20Perjalanan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/06/25/membantu-teman-dalam-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan Malaikat Maut untuk Nabi Yakub</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/06/15/pesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/06/15/pesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 22:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/index.php/?p=3609</guid>
		<description><![CDATA[Nabi Yakub adalah putra Nabi Ishak dan cucu Nabi Ibrahim. Ia dikenal juga dengan nama Isra’il, sehingga anak keturunannya disebut Bani Isra’il. Konon, Nabi Yakub bersaudara dengan Malaikat Maut. Suatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-3611" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed25" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed25.jpg" alt="hikayat_1_ed25" width="255" height="374" /></strong><strong>Nabi Yakub adalah putra Nabi Ishak dan cucu Nabi Ibrahim. Ia dikenal juga dengan nama Isra’il, sehingga anak keturunannya disebut Bani Isra’il. Konon, Nabi Yakub bersaudara dengan Malaikat Maut.</strong></p>
<p>Suatu hari, Malaikat Maut datang mengunjungi Nabi Yakub. Melihat kedatangan malaikat itu, Nabi Yakub bertanya, “Wahai Malaikat Maut, engkau datang untuk mencabut nyawaku atau hanya sekedar berkunjung?”</p>
<p>“Aku datang hanya untuk berkunjung saja,” jawab Malaikat Maut.</p>
<p>“Baiklah kalau begitu,” kata Nabi Yakub. Dalam percakapan selanjutnya, Nabi Yakub bertanya pada Malaikat Maut, “Bolehkah aku memohon satu permintaan kepadamu?”</p>
<p>“Apa permintaanmu, wahai Nabi Allah?”</p>
<p>“Jika sudah tiba waktunya nanti, ketika engkau telah diutus untuk mencabut nyawaku, tolong berilah tanda kepadaku sebelumnya.”</p>
<p>“Baiklah,” jawab Malaikat Maut menyanggupi permintaan Nabi Yakub.</p>
<p>Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun pun berganti tahun. Malaikat Maut datang kembali dan bertemu Nabi Yakub. Seperti biasa, Nabi Yakub bertanya, “Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku atau sekedar berkunjung?”</p>
<p>“Kali ini aku diutus untuk mencabut nyawamu.”</p>
<p>“Bukankah engkau telah berjanji untuk memberi tanda sebelum saat ini terjadi?” kata Nabi Yakub.</p>
<p>“Benar, dan aku telah melakukan itu. Hanya saja kamu tak menyadarinya. Bukankah kemarin aku datang menjemput keponakanmu, sementara engkau berada di sana?” Ia kemudian melanjutkan, “Aku pun telah mengirim utusan kepadamu. Rambutmu yang dulu hitam kini telah memutih. Tubuhmu yang dulu kekar dan kuat kini melemah. Dulu kamu berjalan dengan tubuh tegak sekarang menjadi bungkuk. Tidakkah kau sadar, semua itu adalah utusanku pada anak Adam sebelum ajal menjemputnya?” « [imam]</p>
<p><strong></strong>: Dinukil dari kitab al-Buka’ min Khasyatillah karangan Syaikh Abdurrahman as-Sinjari. Juga kisah dari kitab Zahri Riyadh.</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F06%2F15%2Fpesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub%2F&amp;linkname=Pesan%20Malaikat%20Maut%20untuk%20Nabi%20Yakub">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/06/15/pesan-malaikat-maut-untuk-nabi-yakub/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Berliku Seorang Ahli Pengobatan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2009/05/28/perjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2009/05/28/perjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 18:12:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/index.php/?p=3271</guid>
		<description><![CDATA[Umat Islam mengenal seorang tokoh yang ahli di bidang pengobatan. Ia bernama Abu Ali Al-Husain bin Abdullah bin Sina atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Sina. Ia juga dikenal dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Umat Islam mengenal seorang tokoh yang ahli di bidang pengobatan. Ia bernama Abu Ali Al-Husain bin Abdullah bin Sina atau lebih dikenal dengan nama Ibnu Sina. Ia juga dikenal dengan nama Avicenna. Pemikiran Ibnu Sina di bidang pengobatan diakui banyak kalangan. Karyanya yang tertuang dalam kitab Qanun fi al-Tibb menjadi rujukan selama berabad-abad.</strong></p>
<p>Ibnu Sina lahir pada 980 M di Afshana, Bukhara. Semasa kanak-kanak, ia mendapatkan pendidikan yang baik. Ayahnya mengirimnya untuk belajar pada seorang guru. Ia termasuk murid yang memunyai semangat belajar yang tinggi. Tak ayal ia menjadi anak yang sangat menonjol karena kepandaiannya.<img class="alignleft size-full wp-image-3273" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="hikayat_1_ed24" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/hikayat_1_ed24.jpg" alt="hikayat_1_ed24" width="255" height="327" /></p>
<p>Pada usia 16 tahun, Ibnu Sina mulai belajar kedokteran. Sambil belajar, ia juga mempraktekan ilmunya, memberi pelayanan kepada orang sakit. Dari situ, ia menemukan metode-metode pengobatan baru. Dua tahun bergelut di dunia pengobatan, ia menjadi mahir dan dikenal masyarakat secara luas.</p>
<p>Pada suatu ketika, ia diminta mengobati seseorang yang punya jabatan penting di jajaran pemerintahan Dinasti Samanid. Ibnu Sina berhasil menyelamatkan pejabat itu dari serangan penyakit yang berbahaya. Ia diberi sejumlah imbalan. Namun Ibnu Sina menolaknya. Sebagai gantinya, ia meminta agar diberi akses ke perpustakaan milik negara. Sang pejabat mengabulkan permintaannya. Ia tak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan belajar banyak buku dari koleksi perpustakaan itu.</p>
<p>Saat berusia 22 tahun, Ibnu Sina meninggalkan Bukhara menuju Jurjan. Tak lama kemudian, ia meninggalkan Jurjan menuju kota Hamazan karena terjadi kekacauan politik di Jurjan.</p>
<p>Di Hamazan, Ibnu Sina diangkat menjadi perdana menteri di Rayyand karena jasanya menyembuhkan Sultan Shams al-Dawlah, seorang penguasa dari Dinasti Buwaihi. Namun, ada kelompok dari kalangan militer yang tak suka ia berada pada posisi itu. Dengan segala cara, kelompok itu memasukkan Ibnu Sina ke dalam penjara. Atas pertolongan Sultan, ia berhasil keluar dari penjara.</p>
<p>Pada kesempatan yang lain, ia kembali berhasil menyembuhkan Sultan dari penyakit. Sultan pun kembali mengangkatnya menjadi menteri. Jabatan itu diembannya sampai Sultan meninggal dunia. Ketika ia ingin meninggalkan Bukhara menuju Isfahan, putra sang Sultan, Taj al-Muluk, menangkapnya. Ia dijebloskan ke penjara. Tak lama kemudian, ia berhasil melarikan diri ke Isfahan dengan cara menyamar.</p>
<p>Ibnu Sina menghabiskan masa hidupnya di Isfahan. Ia meninggal pada usia 57 tahun. Di akhir hayatnya, Ibnu Sina menjadi seorang guru filasafat dan dokter di Isfahan. « [imam]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2009%2F05%2F28%2Fperjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan%2F&amp;linkname=Perjalanan%20Berliku%20Seorang%20Ahli%20Pengobatan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2009/05/28/perjalanan-berliku-seorang-ahli-pengobatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
