<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ALiF Magazine &#187; Mawaddah</title>
	<atom:link href="http://www.alifmagz.com/category/artikel/mawaddah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alifmagz.com</link>
	<description>Alhamdullillah It&#039;s Friday</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:06:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Menjelma Jadi Ibu Kita</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/menjelma-jadi-ibu-kita/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/menjelma-jadi-ibu-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 02:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alifmagz.com/?p=9944</guid>
		<description><![CDATA[Tiba-tiba kita  berekspresi atau berperilaku seperti ibu kita saat menghadapi si kecil.  Apakah kita akan menjelma menjadi mereka? Pernah tidak Anda, para ibu, suatu saat sedang mengomeli si kecil yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tiba-tiba kita  berekspresi atau berperilaku seperti ibu kita saat menghadapi si kecil.  Apakah kita akan menjelma menjadi mereka?</strong></p>
<p>Pernah tidak Anda, para ibu, suatu saat sedang mengomeli si kecil yang berperilaku acuh tak acuh, tiba-tiba Anda tersadar dan merasa familiar dengan isi omelan Anda sendiri.  Ingatan mendadak melayang waktu Anda kecil dan tergambar wajah  ibu Anda yang pernah mengeluarkan omelan yang sama.  Pada saat itu, cepat-cepatlah mengaca.  Siapa tahu Andapun akan menemukan ekspresi muka yang sama dengan ibu dulu waktu mengomeli Anda.  Selamat!  Anda telah menjelma menjadi ibu Anda…!  Benarkah dapat terjadi demikian?</p>
<p><a href="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/mawaddah_geese.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9945" title="mawaddah_geese" src="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/mawaddah_geese.jpg" alt="" width="300" height="215" /></a></p>
<p>Menurut <strong>Daniel Siegel</strong>, seorang neurolog  yang menulis <em>The Developing Mind: How Relationships and the Brain Interact to Shape Who We Are,</em> mengatakan hal tersebut mungkin saja terjadi.  Siegel meminta kita membayangkan berdiri di tengah taman dan ada danau dengan angsa ditengahnya yang minta diberi makan.  Untuk mencapai danau maka kita harus berjalan melewati lapangan dengan rumput-rumput yang tinggi.  Pada saat berjalan maka tanpa sadar kita telah membuat sebuah lintasan.  Ketika kita akan kembali, maka secara alami kita akan berjalan di lintasan yang telah kita buat sebelumnya.  Dan orang setelah kita juga lebih memilih menelusuri lintasan yang telah kita buat untuk mempermudah perjalanan, terus begitu.</p>
<p>Begitu pula menurut Siegel.  Neuron kita bekerja dengan cara yang sama.  Neuron-neuron atau sel-sel syaraf itu biasanya lebih memilih untuk mengikuti pola yang telah terbentuk dengan kokoh.  Bisa saja kita membentuk pola atau lintasan baru, tapi saat kita bertemu situasi yang tampak serupa dan familiar, maka tanpa kita sadari neuron-neuron kita akan mengikuti pola lama yang telah kita kenal baik.</p>
<p>Namun jadi seperti ibu tidak terlalu jelek bukan?!  Bukankah kita menjadi diri kita yang sekarang itu karena peran besar dari beliau yang harus kita syukuri.  Walaupun para ahli sendiri menegaskan bahwa kita dapat membangun pola-pola kita yang lebih baik dari pola yang telah dibuat orangtua kita dalam mendidik anak-anaknya jika kita mau.  Beberapa tips di bawah ini adalah pendapat dari <strong>F. Diane Barth, LCSW</strong>, seorang psikoterapis dan psikoanalisis dari New York yang tertulis dalam blog khusus ahli di web majalah Psychology Today bulan Juli tahun ini.  Tips ini memberi keyakinan bahwa kita bisa memperbaiki pola yang telah diperkenalkan oleh orangtua kita dahulu.</p>
<ul>
<li>Kembangkan kesadaran tiap hendak melakukan sesuatu bagi si kecil dan jangan hanya memperturutkan emosi.  Pikirkan terlebih dahulu, apa efek dari setiap perilaku yang akan kita lakukan pada mereka.</li>
<li>Mungkin saja kita sedikit berperilaku seperti ibu kita, tapi kita bukanlah beliau.  Kita adalah diri kita sendiri, seorang ibu yang mungkin saja sudah mempelajari banyak hal dari ibu kita sehingga kita bisa berkembang menjadi lebih baik dari beliau.  Jadi saat kita berperilaku seperti ibu kita, bisa saja apa yang kita maksudkan untuk melakukan hal itu berbeda dengan maksud ibu kita dahulu.</li>
<li>Saat kita berperilaku seperti ibu kita, kadang timbul ketakutan bahwa anak kita juga akan berreaksi seperti kita dahulu bereaksi, atau anak-anak akan berkembang menjadi seperti kita.  Namun jaman sudah berubah.  Anak kita pun bukan kita, sehingga bisa saja apa yang ditangkap oleh anak-anak kita berbeda dengan apa yang telah kita tangkap dari orangtua kita dahulu.</li>
<li>Bisa saja suatu ketika anak kita seolah-olah menjelma menjadi lebih menyerupai ibu kita dari pada kita sendiri.  Bisa saja ini terjadi, tapi percayalah, mereka adalah dua orang berbeda yang dibesarkan pada jaman dan situasi yang berbeda.  Jadi jangan terlalu khawatir bahwa anak kita akan menjelma sebagai ibu kita dan kita mengambil peran jadi ‘anak’ kelak.</li>
<li>Buat sedikit perubahan dari reaksi yang biasa kita tunjukkan dan tunggu hasilnya.  Atau kombinasikan saja apa yang biasa dilakukan ibu kita dengan apa yang mau kita lakukan.  Ambil yang terbaik dari masing-masing pihak.  Hasilnya pasti akan lebih baik lagi.</li>
</ul>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fmenjelma-jadi-ibu-kita%2F&amp;linkname=Menjelma%20Jadi%20Ibu%20Kita">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/menjelma-jadi-ibu-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membiasakan si Kecil Bersekolah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/membiasakan-si-kecil-bersekolah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/membiasakan-si-kecil-bersekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 02:36:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9884</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa si kecil sudah semakin besar. Saat ini ia juga sudah ‘bersekolah’ di playgroup. Apa saja yang perlu dipersiapkan darinya? Tentu tidak mudah membawa si kecil yang baru pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tidak terasa si kecil sudah semakin besar.  Saat ini ia juga sudah ‘bersekolah’ di playgroup.  Apa saja yang perlu dipersiapkan darinya?</strong></p>
<p>Tentu tidak mudah membawa si kecil yang baru pertama kali masuk ke playgroup untuk ‘bersekolah’ dengan lancar.  Pasti membutuhkan penyesuaian sebelum mereka benar-benar menyukai dunia barunya tersebut.  Beberapa hal yang dapat dipersiapkan sebelum hari ‘H’ bersekolah, hingga menghadapi hari-harinya di playgroupnya, antara lain:</p>
<p><em>Sebulan sebelum hari ‘H’:</em></p>
<p>Ajak si kecil beberapa kali mengunjungi playgroup yang dituju.  Mintalah ijin pada guru atau pihak sekolah untuk membiarkan si kecil mencoba permainan di playgroup dan membiasakan diri dengan suasana lingkungan di tempat baru tersebut.  Perkenalkan si kecil dengan guru-guru yang akan mengajarnya agar si kecil terbiasa berada di dekat mereka.  Jika perlu bersiaplah untuk mengambil cuti khusus dari tempat kerja untuk dapat menemani si kecil ke sekolahnya yang baru selama beberapa hari hingga seminggu.</p>
<p><em>Dua minggu sebelum hari ‘H’:</em></p>
<p>Ajak si kecil menjahitkan seragam sekolahnya, sambil mengajaknya bercerita mengenai asyiknya sekolah.  Anda juga dapat mencari buku cerita bergambar mengenai anak yang baru pertama kali masuk sekolah, atau asyiknya bersekolah untuk dibacakan padanya. Jika anak terbiasa tidur siang di waktu-waktu yang akan digunakan untuk ‘bersekolah’, maka usahakan untuk sedikit demi sedikit menggeser waktu tidur tersebut.</p>
<p><em>Seminggu sebelum hari ‘H’:</em></p>
<p>Ajak si kecil berbelanja kebutuhannya untuk bersekolah.  Mintalah mereka untuk ikut memilih barang-barangnya sendiri, seperti botol minum, tempat makan, kaos kaki, sepatu dan sebagainya.  Bangunlah suasana bahwa sekolah adalah sesuatu aktivitas yang menggembirakan.</p>
<p><em>Sehari sebelum hari ‘H’:</em></p>
<p>Jangan terlalu tegang menghadapi hari pertama si kecil ‘bersekolah’.  Karena ketegangan Anda akan menular pada diri anak.  Santai saja, dan lakukan kebiasaan seperti biasa.  Istirahat yang cukup dan jangan tidur terlalu malam sehingga besok akan bangun dengan segar dan antusias menyambut hari bersekolahnya.</p>
<p><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/521963_3_seat_seasaw.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9885" title="521963_3_seat_seasaw" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/521963_3_seat_seasaw.jpg" alt="" width="300" height="221" /></a></p>
<p>Hari ‘H’:</p>
<p>-      Buatlah persiapan lebih lama dari yang seharunya sebelum pergi ke sekolah.  Maklum, hari pertama biasanya akan menjadi lebih heboh, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih lama dari biasanya.</p>
<p>-      Usahakan jangan terlambat sehingga anak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi.</p>
<p>-      Pahami kecemasan anak di saat-saat ini, karenanya jangan jauh-jauh darinya sampai si kecil merasa benar-benar nyaman dengan sekolahnya yang baru, dengan teman-temannya maupun guru-gurunya.  Proses ini mungkin akan memakan waktu yang berbeda antara satu anak dengan anak yang lainnya.  Santai saja jika si kecil masih rewel dan tampak bergantung pada Anda selama di sekolah.</p>
<p>-      Jangan tinggal si kecil begitu saja tanpa berpamitan dengannya.  Jika Anda berjanji akan menjemputnya, tepati janji tersebut. Dan upayakan untuk tidak telat menjemputnya saat pulang sekolah.  Namun jika si kecil belum mau Anda tinggal, ikuti saja keinginannya.  Secara bertahap ia akan membiasakan dirinya untuk berani berpisah dengan Anda.</p>
<p>-      Bersabarlah akan proses ini, karena si kecil benar-benar membutuhkan dukungan Anda untuk dapat melewati saat-saat yang baginya cukup menegangkan ini.</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fmembiasakan-si-kecil-bersekolah%2F&amp;linkname=Membiasakan%20si%20Kecil%20Bersekolah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/membiasakan-si-kecil-bersekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Saat Hujan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/kegiatan-saat-hujan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/kegiatan-saat-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 05:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9877</guid>
		<description><![CDATA[Hujan bukan halangan untuk melewatkan waktu ’seru’ bersama keluarga. Apa saja yang dapat dilakukan? Buat para ibu, hujan rasanya membawa kesulitan berlipat ganda. Cucian basah teronggok menunggu dijemur di sudut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hujan bukan halangan untuk melewatkan waktu ’seru’ bersama keluarga.  Apa saja yang dapat dilakukan?</strong></p>
<p>Buat para ibu, hujan rasanya membawa kesulitan berlipat ganda.  Cucian basah teronggok menunggu dijemur di sudut ruangan, sedangkan tukang sayur maupun tukang roti yang memudahkan pekerjaan para ibu, tiba-tiba menghilang dari sudut-sudut jalan.  Namun yang paling berat adalah jika hujan terjadi di akhir minggu.  Anak-anak pasti merengek jika tidak bisa bermain ke luar rumah untuk sekedar bersepeda, atau bermain bola bersama para anak tetangga.</p>
<p>Mau berpergian juga malas rasanya.  Apalagi menurut berita terakhir, anomali cuaca berupa curah hujan di atas normal yang terjadi di musim kemarau ini akan berlangsung hingga November mendatang.  Hal ini merupakan dampak memanasnya suhu muka laut di wilayah Indonesia dan adanya fenomena La Nina di Samudra Pasifik [Sriwijaya Post, Juli 2010].  Lalu kegiatan apa saja yang bisa dilakukan bersama anak di kala hujan?  Bukankah di saat-saat seperti ini tidak banyak yang kita dapat lakukan di dalam rumah?</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/mwdh_paintbrushes.jpg"><img class="aligncenter" title="mwdh_paintbrushes" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/mwdh_paintbrushes.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p>Tidak juga.  Sebetulnya banyak hal yang dapat dilakukan bersama di dalam keluarga.  Semuanya tergantung kreatifitas kita dalam mengolah hal-hal sederhana menjadi kegiatan yang menarik bagi keluarga.   Beberapa contoh kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan bersama-sama si kecil saat ’terkunci’ di dalam rumah, antara lain:</p>
<p><strong>Kreatif membuat karya, misalnya:</strong></p>
<p>A.  <em>Membuat pizza bersama-sama. </em></p>
<p>Sediakan:</p>
<p>-   roti khusus pizza yang telah jadi dan banyak dijual di supermarket.</p>
<p>-   parutan keju mozarela dan keju cheddar.</p>
<p>-   Pasta/ saus tomat.</p>
<p>-   susis dipotong bulat-bulat/ atau daging asap sesuai selera.</p>
<p>-   Bawang Bombay/ paprika/ apa saja sesuai selera.</p>
<p>Cara membuat:  Minta si kecil mengoleskan pasta/ saus tomat, lalu diikuti dengan menaburkan toping sesuai selera.  Setelah itu Anda dapat memanggangnya di dalam oven hingga siap dihidangkan.</p>
<p>B.  <em>Membuat penindih kertas dari batu</em></p>
<p>Sediakan:</p>
<p>-    batu yang cukup berat untuk menindih kertas, namun juga cukup lebar untuk digambari.</p>
<p>-     cat akrilik berbahan dasar air</p>
<p>-    kuas</p>
<p>-    kertas Koran sebagai alas</p>
<p>Cara membuat:      Bersihkan batu dan keringkan, lalu minta si kecil menggambarinya.  Setelah siap, Anda dapat menggunakannya untuk penindih surat-surat Anda dan si kecil akan senang melihatnya.</p>
<p>C.    <em>Memperbaharui bingkai foto</em></p>
<p>Sediakan:</p>
<p>-    Sediakan bingkai yang sudah tidak lagi terpakai.</p>
<p>-    Sediakan beberapa keping puzzle yang tak terpakai</p>
<p>-    Siapkan pewarna akrilik.</p>
<p>-    Siapkan kuas.</p>
<p>-    Siapkan lem.</p>
<p>Cara membuat:</p>
<p>-   Warnai kepingan puzzle sesuai selera.</p>
<p>-   Biarkan sampai kering.</p>
<p>-   Susun dan tempel di atas bingkai dengan menggunakan lem.</p>
<p>-   Bingkai akan terlihat seperti baru kembali.</p>
<p><strong>Fashion show dengan pakaian ayah dan bunda:</strong></p>
<p>Anda dapat mengeluarkan koleksi selendang, dasi, tas maupun pernak-pernik unik yang seru bila dipakaikan ke anak.  Mintalah mereka seolah-olah sedang ber fashion show, atau memerankan apa saja yang ada dipikiran mereka saat mengenakan koleksi ayah dan bundanya.</p>
<p><strong>Bermain bayangan tangan:</strong></p>
<p>Di malam hari, Anda dapat mematikan semua lampu, lalu arahkan senter ke dinding dan berilah contoh bagaimana membuat bayangan tangan.  Suasana gelap yang mencekam akan berubah menjadi seru saat si kecil memainkan tangannya membentuk berbagai bayangan.</p>
<p><strong>Main tebak-tebakkan:</strong></p>
<p>Ajak si kecil bermain tebak-tebakkan, misalnya bantu dengan memeragakan suatu gerakan tertentu dan minta si kecil menebak aktivitas apa yang Anda lakukan.  Hal ini akan menjadi seru jika si kecil minta Anda untuk menebak aksinya.</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fkegiatan-saat-hujan%2F&amp;linkname=Kegiatan%20Saat%20Hujan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/kegiatan-saat-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Sebuah Nama</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/arti-sebuah-nama/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/arti-sebuah-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 02:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9813</guid>
		<description><![CDATA[Nama memiliki arti yang sangat penting bagi orang yang menyandangnya. Karenanya hati-hati dalam memberikan nama pada sang buah hati. Sastrawan Inggris, Shakespeare pernah berkata, “What’s in a name?” Apalah arti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nama memiliki arti yang sangat penting bagi orang yang menyandangnya.  Karenanya hati-hati dalam memberikan nama pada sang buah hati.</strong></p>
<p>Sastrawan Inggris, Shakespeare pernah berkata, “<em>What’s in a name</em>?”   Apalah arti sebuah nama?  Namun dalam Islam, nama itu penting.  Untuk itu Nabi memerintahkan agar para orangtua memberi nama anaknya dengan nama yang baik.  Seperti kisah suatu ketika seseorang datang kepada Nabi Saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, apa hak anakku ini?”  Nabi Saw menjawab,”Memberinya nama yang baik, mendidik adab yang baik, dan memberinya kedudukan yang baik [dalam hatimu].” [HR. Aththusi]</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/mawaddah_abc_blocks.jpg"><img class="size-full wp-image-9814  aligncenter" title="mawaddah_abc_blocks" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/mawaddah_abc_blocks.jpg" alt="" width="300" height="264" /></a></p>
<p>Apa yang diutarakan Rasulullah sangat masuk akal.  Bayangkan kemungkinan si anak tidak menyukai namanya kelak, apalagi kemungkinan ia akan diolok-olok oleh teman-temannya di sekolah. Seperti kisah nyata dari seorang teman yang menolak untuk dikenalkan dengan seseorang yang dianggapnya memiliki nama aneh dan tidak berkelas, padahal si empunya nama merupakan seorang direktur sebuah perusahaan besar yang memiliki masa depan cerah.</p>
<p>Sebuah penelitian yang dikutip dari sebuah artikel di majalah <em>Psychology Today</em> edisi Maret 2010 mengungkapkan bahwa anak, terutama anak laki-laki yang diberi nama ‘aneh’ umumnya akan membuat si empunya nama sulit menyesuaikan diri dan tumbuh menjadi remaja sulit yang dapat terlibat dalam kenakalan remaja.  Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan tahun 1930-an menemukan bahwa kebanyakan pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa memiliki nama yang ‘aneh’ dan tidak biasa jika dibanding dengan nama yang dipakai secara umum.  Studi yang dilakukan selanjutnya menunjukkan bahwa nama-nama itu juga berhubungan dengan popularitas si anak di sekolah hingga perkembangan harga diri yang berhubungan dengan rasa percaya dirinya.</p>
<p>Lalu, bagaimana memberi nama pada si kecil agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti di atas?  Di bawah ini ada beberapa tips yang dapat diterapkan, antara lain:</p>
<ul>
<li><strong>Ingatlah bahwa nama anak adalah doa orangtua</strong></li>
<p>Karenanya berilah anak nama yang dapat berarti baik karena anak memiliki hak untuk mendapatkan nama yang baik.  Diharapkan nama tersebut dapat menjadi pengingat anak bertingkah laku maupun bersikap kelak.</p>
<li><strong>Memahami benar arti nama yang akan diberikan</strong></li>
<p>Hati-hati memberi nama, jangan sampai hanya karena terdengar indah maka kita pakaikan nama tersebut pada si kecil.  Misalnya Abdul Syamsu.  Kesannya memang indah dan berasal dari bahasa Arab, namun artinya adalah ‘hamba dari matahari’ tentu tidak pantas untuk menjadi nama seorang muslim. Karenanya  carilah nama yang memiliki arti baik bagi si kecil.</p>
<li><strong>Tidak menyulitkan, terlalu panjang maupun terlalu pendek</strong>.</li>
<p>Sebaiknya nama dibuat tidak menyulitkan orang yang akan memanggil, menuliskan namanya.  Misalnya nama Xhycorcya yang sulit dalam penyebutan maupun penulisan.</p>
<li><strong>Mudah menggambarkan siapa anak kita</strong><strong></strong></li>
<p>Jangan memberi nama anak perempuan untuk anak laki-laki dan sebaliknya.</p>
<li><strong>Hati-hati menggunakan nama idola</strong>.  Carilah sosok tepat yang pantas untuk diidolakan, seperti Rasulullah.  Karena bisa jadi seseorang yang pada saat si kecil dilahirkan baik, bisa saja kemudian berubah menjadi tidak baik.</li>
<li><strong>Kumpulkan sebanyak-banyaknya nama jauh-jauh hari</strong> sebelum memutuskan yang terbaik bagi sang buah hati.</li>
<li><strong>Hati-hati dengan nama yang sedang tren</strong>, karena nama akan disandang si anak seumur hidupnya, sehingga bisa saja yang kini terdengar sesuai jaman nantinya akan terdengar usang saat si kecil tumbuh dewasa.  Carilah nama yang terdengar indah sepanjang masa karena kedalaman artinya.[esthi]</li>
</ul>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Farti-sebuah-nama%2F&amp;linkname=Arti%20Sebuah%20Nama">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/arti-sebuah-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah Makan Berlebihan Saat Liburan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/05/mencegah-makan-berlebihan-saat-liburan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/05/mencegah-makan-berlebihan-saat-liburan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 02:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9671</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun liburan hanya peristiwa sesaat, namun hati-hati! Jangan sampai kebiasaan makan berlebihan saat berlibur yang tidak sehat dan menyebabkan kegemukan, terbawa terus hingga saat liburan usai. Berlibur umumnya membuat hati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Walaupun liburan hanya peristiwa sesaat, namun hati-hati!  Jangan sampai kebiasaan makan berlebihan saat berlibur yang tidak sehat dan menyebabkan kegemukan, terbawa terus hingga saat liburan usai.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="mawaddah_burger" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/mawaddah_burger.jpg" alt="tetap sehat selama liburan" /></p>
<p>Berlibur umumnya membuat hati gembira, sehingga mendorong keinginan untuk membebaskan diri dari hal-hal yang biasanya dilakukan dengan disiplin yang ketat seperti sebelum liburan.  Salah satunya adalah membebaskan diri untuk makan apapun yang selama ini ditabukan.  Apalagi jika pada liburan kali ini ada rencana untuk berjalan-jalan ke luar kota atau ke daerah-daerah tertentu yang menyediakan makanan-makanan khas dan pastinya lezat.  Sudah pasti perjalanan liburan kali ini menjadi wisata boga yang tak terlupakan. Juga bagi seluruh anggota keluarga.</p>
<p>Padahal makan berlebih-lebihan dapat mengakibatkan kegemukan.  Hati-hati jika mengalami kegemukan, karena kegemukan dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, <em>sleep apnea</em> atau masalah bernafas saat tidur, gout, batu empedu, penyakit jantung koroner dan sebagainya.  Belum lagi kesulitan beraktivitas bagi orang yang gemuk yang menjadikan orang tersebut rentan depresi.</p>
<p>Bahkan satu studi besar di Asia menemukan bahwa kelebihan berat badan yang dialami orang Asia memungkinkan orang tersebut meninggal akibat kanker dibanding dengan orang yang memiliki berat badan normal.  Para peneliti memantau 401.215 orang di China, Hongkong, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Australia dan Selandia Baru selama empat tahun, hasilnya para peserta studi yang kegemukan menghadapi kemungkinan 21 persen lebih besar untuk meninggal kanker, sementara mereka yang hanya kelebihan berat badan menghadapi kemungkinan enam persen lebih tinggi. [Reuters dikutip oleh Antara News, Juni 2010].</p>
<p>Walaupun liburan merupakan satu peristiwa sesaat yang tidak  berdampak terlalu besar pada pertambahan berat badan, namun bukan tak mungkin kebiasaan tidak sehat sesaat menjadi kebiasaan yang sulit dikembalikan setelah liburan usai. Karenanya sebelum liburan berujung dengan duka, maka sebaiknya perhatikan juga  asupan.  Jangan sembarangan mengumbar keinginan jika tidak ingin merasakan kesulitan saat liburan telah berakhir, karena kesulitan mengembalikan berat badan menjadi normal kembali.  Tularkan gaya hidup sehat bagi seluruh anggota keluarga sebelum semuanya menjadi terlambat.  Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga asupan, antara lain:</p>
<p>1.	Pertahankan makan secara teratur dengan menu yang seimbang kapan saja, dimana saja.<br />
2.	Batasi sumber hidrat arang, seperti nasi, kentang, roti dan sebagainya.<br />
3.	Batasi lemak, apalagi lemak hewani.<br />
4.	Jangan lupa mengonsumsi sayur mayur dan buah yang kerap terlupa saat liburan.<br />
5.	Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng.  Apalagi di tempat berlibur kualitas minyak untuk menggoreng tidak bisa dijamin, sehingga gorengan yang dimasak dengan minyak goreng hasil pengulangan dalam suhu tinggi dan jangka waktu lama dapat menghasilkan asupan asam lemak trans yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit akibat penyumbatan pembuluh darah, seperti penyakit jantung koroner.<br />
6.	Hindari minuman berwarna, apalagi yang mengandung pemanis serta soda. Minuman berpemanis dan soda yang mengandung kadar gula yang tinggi dapat memicu kegemukan, terutama pada anak.  Dengan sering-sering mengonsumsi air putih dapat mencegah dehidrasi. Apalagi menurut penelitian penambahan asupan air dalam tubuh akan menurunkan deposit lemak.<br />
7.	 Hindari makanan berkadar gula dan lemak tinggi seperti cake cokelat, kue-kue (pastries), lemak hewan, mentega, fullcream milk, jeroan, dan lain-lain.<br />
8.	Hindari ngemil makanan kecil sambil menonton  entah pertandingan atau acara di televise, atau asyik membaca sesuatu.  Hal ini tanpa sadar akan menambah timbunan lemak, karena asyik menonton membuat seseorang kurang bergerak.<br />
9.	Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.  Cari saja makanan lokal yang dimasak dengan cara masak tradisional yang umumnya lebih sehat. Karena makanan cepat saji umumnya tinggi lemak dan garam yang dapat dengan cepat menambah berat badan seseorang jika dikonsumsi terus menerus.<strong>[esthi]</strong></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F05%2Fmencegah-makan-berlebihan-saat-liburan%2F&amp;linkname=Mencegah%20Makan%20Berlebihan%20Saat%20Liburan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/05/mencegah-makan-berlebihan-saat-liburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Suami Dalam Menghadapi Istri Hamil dan Melahirkan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/01/peran-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/01/peran-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 02:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[suami istri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9630</guid>
		<description><![CDATA[Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia [bersandar] pada pangkal pohon kurma, ia berkata;”Aduhai, alangkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.  Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia [bersandar] pada pangkal pohon kurma, ia berkata;”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan.”(Qs. Maryam [19]:22-23).</p>
<p align="center"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/peransuamidalammenghadapaiistri.jpg"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/peransuamidalammenghadapaiistri-150x150.jpg" alt="" title="peransuamidalammenghadapaiistri" width="150" height="150" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-9632" /></a></p>
<p>Proses hamil dan melahirkan merupakan suatu proses alamiah namun tidak mudah bagi seorang wanita.  Lihat saja bagaimana sulitnya proses melahirkan yang dialami oleh Siti Maryam itu digambarkan dalam surat Maryam.  Tidak hanya sulit dan menyakitkan, namun proses kehamilan dan kelahiran juga dapat merenggut nyawa sang ibu.  Apalagi angka kematian ibu melahirkan di Indonesia yang disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, tergolong cukup tinggi, yaitu mencapai 228 per 100.000 kelahiran[VOAnews.com].<br />
Salah satu penyebab terjadinya kematian pada saat melahirkan adalah kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan fisiknya saat hamil dan melahirkan, juga kurangnya dukungan dari lingkungan, terutama suami dan keluarga terhadap keadaan si ibu yang sedang hamil maupun yang akan melahirkan.  Karenanya salah satu hal yang dapat mengurangi kemungkinan terjadinya hal ini adalah dukungan suami terhadap keadaan istri sejak mulai dinyatakan hamil hingga melahirkan, dan terus pada saat mengasuh sang buah hati.<br />
Dulu di awal tahun 2000 pernah marak dikampanyekan ayah atau suami siaga yang siap antar dan jaga sang istri yang sedang hamil dan melahirkan.  Walaupun kampanye tersebut sudah lama berselang, namun ayah atau suami siaga masih dapat diterapkan hingga sekarang.  Apa saja yang dapat dilakukan sang ayah untuk melindungi keselamatan istri maupun buah hati yang akan dilahirkan?<br />
Saat sang istri hamil, yang dapat suami lakukan:<br />
•	Berbagi perasaan mengenai kehamilan<br />
Tidak hanya perasaan excited dan senang saja saat sang istri dinyatakan hamil, namun juga muncul kecemasan, kekhawatiran yang kurang lebih sama-sama dirasakan oleh tiap pasangan.  Mengapa tidak menjadikan momen ini sebagai momen berbagi.  Dengan terbuka saling bertukar optimisme, kekhawatiran, ketakutan, juga perubahan-perubahan fisik yang akan dialami sang istri.<br />
•	Cari informasi sebanyak mungkin lewat majalah maupun buku-buku mengenai kehamilan dan lakukan antisipasi.  Apa kemungkinan terburuk yang dapat saja terjadi, misalnya bisa saja sang istri mengalami kehamilan yang berat, sehingga mustahil jika meneruskan pekerjaan.  Sikapi berbagai kemungkinan dengan bijak.  Pengetahuan ini juga menjadi modal yang berarti bagi Anda untuk dapat mendukung sang istri dalam menghadapi tiap fase kehamilannya maupun kelahirannya.<br />
•	Sadarilah bahwa menjadi ayah adalah bertambahnya tanggung jawab yang harus Anda emban.  Anda harus menyadari berbagai tanggung jawab baru yang harus Anda pegang, antara lain tanggung jawab finansial sehingga Anda harus lebih serius dalam berkarir, tanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan istri serta janin yang dikandungnya, serta tanggung jawab untuk menjaga emosi sang istri, serta mengupayakan agar sang istri dapat menjalankan kehamilannya dengan tenang dan bersikap optimis.<br />
•	Buatlah perencanaan bersama sedini  mungkin secara bertahap mengenai apa saja yang menyangkut kehadiran anggota baru dalam keluarga.  Mulai dari memilih dokter atau bidan dan rumah sakit atau rumah bersalin,  perencanaan ruangan bayi di rumah, pengasuh bayi, kemungkinan menggunakan asuransi pendidikan, perencanaan finansial lainnya dan sebagainya.<br />
•	Cobalah untuk selalu bersikap positif dalam memandang kehamilan istri dan kemungkinan yang akan terjadi.  Maklum, wanita yang sedang hamil sering mengalami naik turun emosi secara drastis sehingga dibutuhkan kesabaran Anda dalam menghadapinya. Tularkan sikap positif ini agar sang istri tidak terlarut dalam emosi negatifnya.<br />
•	Ubah gaya hidup demi kesehatan istri dan janin.  Misalnya jika Anda terbiasa merokok, cobalah untuk mau berbesar hati meninggalkan kebiasaan ini demi mereka.<br />
•	Cobalah berjanji pada diri sendiri untuk selalu mau terlibat dalam perkembangan kehamilan istri, saat istri melahirkan dan dalam mengasuh si kecil nantinya.  Siapa lagi yang dapat diandalkan sang istri selain Anda, suaminya.<br />
•	Ikutilah kelas pre natal atau kelas senam bagi ibu hamil bersama sang istri.  Di kelas ini biasanya pasangan akan diajarkan bagaimana cara menghadapi kelahiran, mempelajari pernafasan yang benar,  bagaimana peran suami dalam menghadapi kelahiran istri dan sebagainya.</p>
<p>Menjelang istri melahirkan, yang dapat suami lakukan:<br />
•	Pelajari tanda-tanda perempuan yang akan melahirkan.  Hal ini merupakan modal penting bagi Anda untuk mengetahui kapan saat yang tepat membawanya ke rumah sakit maupun rumah bersalin.<br />
•	Pahami peran Anda saat istri melahirkan.  Misalnya Anda harus mengantarkan istri, membawa semua perlengkapannya, membuatnya tenang selama proses melahirkan dan sebagainya.  Karenanya sebaiknya Anda mempersiapkan semuanya jauh-jauh hari, mulai dari mengetahui apa saja barang yang harus Anda bawa ke rumah sakit, hingga jalan mana saja yang harus dilalui, dan ruang mana yang harus dituju untuk melahirkan di rumah sakit.<br />
•	Jangan terus menerus mengandalkan logika, namun cobalah juga untuk menggunakan kepekaan serta intuisi Anda dalam menghadapi istri yang sedang menghadapi saat-saat melahirkan.  Misalnya kapan ia mau Anda pijat, atau kapan Anda sebaiknya tetap diam dan berjaga-jaga di sebelahnya.<br />
•	Teruslah berada disisinya saat sang istri akan melahirkan.  Besarkan hatinya dengan memberi pujian atau sekedar sentuhan yang membuatnya merasa diperhatikan.<br />
•	Biasanya masih cukup waktu menunggu hingga saat melahirkan tiba.  Mintalah sang istri untuk beristirahat dengan tenang sehingga ia memiliki cukup energi saat melahirkan tiba.<br />
•	Melihat kesakitan sang istri saat melahirkan dapat membuat Anda sendiri ikut panik.  Namun cobalah untuk mengatasi rasa panik dan takut untuk meyakinkan pada sang istri bahwa semuanya akan berlangsung dengan baik.<br />
•	Pimpin sang istri untuk mengambil nafas sesuai dengan apa yang telah diajarkan pada kelas pra natal.<br />
•	Dengan terus berada disisinya dan melayani sang istri sehingga saat melahirkan tiba, maka Anda telah membantunya melewati saat-saat yang paling menegangkan dalam hidupnya.  Hal ini akan membuat sang istri merasa didukung sehingga menimbulkan perasaan optimis yang dapat membantunya melewati saat-saat ini dengan baik.[Esthi]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F01%2Fperan-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan%2F&amp;linkname=Peran%20Suami%20Dalam%20Menghadapi%20Istri%20Hamil%20dan%20Melahirkan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/01/peran-suami-dalam-menghadapi-istri-hamil-dan-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asyiknya Berlibur Tanpa Stres</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/06/29/asyiknya-berlibur-tanpa-stres/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/06/29/asyiknya-berlibur-tanpa-stres/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 03:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9578</guid>
		<description><![CDATA[Liburan ternyata berpotensi menyebabkan stres bagi anggota keluarga yang menjalankannya. Bagaimana menghindarinya? Senangnya berlibur bersama keluarga, namun hati-hati karena liburan juga berpotensi menimbulkan stres bagi anggota keluarga yang terlibat di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Liburan ternyata berpotensi menyebabkan stres bagi anggota keluarga yang menjalankannya.  Bagaimana menghindarinya?</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="../wp-content/uploads/2010/06/Liburanmenyenangkan.jpg"><img class="aligncenter" title="Liburanmenyenangkan" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/Liburanmenyenangkan.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Senangnya berlibur bersama keluarga, namun hati-hati karena liburan juga berpotensi menimbulkan stres bagi anggota keluarga yang terlibat di dalamnya.  Tidak percaya?  Ingat saja liburan terakhir bersama keluarga.  Pernah tidak Anda pusing mengurusi anak-anak yang tiba-tiba sakit atau rewel saat berlibur di luar kota.  Belum lagi pasangan yang menuntut pergi ke suatu tempat, sedangkan Anda inginnya ke tempat yang berbeda, atau  anak-anak yang memiliki keinginan lain lagi.</p>
<p>Beribu satu masalah bisa timbul dalam sebuah liburan.  Untuk menghindarinya, beberapa tips di bawah ini mungkin dapat dicoba.</p>
<p>Pada saat perencanaan, antara lain:</p>
<ul>
<li>Lakukan persiapan liburan dengan matang.  Terutama selesaikan semua pekerjaan pada waktunya jika Anda tidak ingin waktu libur Anda diganggu dengan telepon atau email dari bos yang minta Anda menuntaskan suatu proyek.  Komunikasikan keinginan Anda berlibur jauh-jauh hari dengan atasan di kantor sehingga beliau dapat membantu Anda mendelagasikan tugas-tugas pada rekan lain sewaktu Anda berlibur.</li>
<li>Rencanakan tempat yang akan dikunjungi saat berlibur jauh-jauh hari dan sesuaikan dengan kemampuan kantong keluarga Anda.  Bicarakan hal ini dengan seluruh anggota keluarga, sehingga tempat yang telah ditentukan merupakan hasil keputusan bersama.  Buatlah reservasi atau pemesanan tempat maupun tiket jauh-jauh hari sehingga semua rencana dapat berjalan dengan lancar.</li>
<li>Kumpulkan semua informasi mengenai tempat yang akan dikunjungi.  Mulai dari tempat penginapan, tujuan wisata, makanan khas, restoran halal yang tersedia, tempat penyewaan kendaraan hingga letak rumah sakit untuk berjaga-jaga.</li>
<li>Buatlah jadwal harian.  Cobalah untuk fleksibel dalam membuat jadwal dan sesuaikan dengan kemampuan anggota keluarga untuk mengikutinya.  Hindarilah keinginan yang berlebih-lebihan untuk mengunjungi semua tempat wisata di suatu tempat, apalagi jika dalam anggota keluarga terdapat anak yang masih kecil atau orang yang sudah tua.  Keinginan yang terlalu berlebihan dapat mengakibatkan kelelahan dan kemungkinan sakit bagi anggota keluarga yang tidak dapat mengikutinya.</li>
<li>Jika perlu buatlah jadwal bergantian antara perjalanan mengunjungi tempat wisata dengan kegiatan yang lebih santai, seperti berenang di hotel.  Bukankah tujuan berlibur adalah untuk bersantai dan bersenang-senang bersama.</li>
<li>Siapkan anak-anak untuk berlibur dengan membangun antusiasme mereka mengenai tempat tujuan berlibur.  Misalnya dengan menunjukkan foto-foto atau kisah-kisah mengenai tempat yang akan dikunjungi.  Mintalah mereka untuk belajar mengatur bawaannya sendiri di bawah pengawasan Anda tentunya.  Dengan cara ini mereka juga dapat belajar bertanggung jawab.</li>
<li>Siapkan obat-obatan khusus, misalnya obat ashma, mag, atau obat yang lain bagi anggota keluarga yang menderita penyakit ini.  Untuk anak-anak yang masih bayi atau balita, Anda juga dapat menyiapkan makanan khusus untuk berjaga-jaga sulitnya menemukan makanan bagi mereka di tempat yang dituju.</li>
<li>Siapkan mainan untuk anak-anak, seperti buku gambar dengan crayon, rubiks, atau permainan meja seperti kartu, halma atau ular tangga untuk mengisi waktu jika hari mendadak hujan dan anak-anak tidak bisa bermain di luar.</li>
</ul>
<p>Di tempat wisata:</p>
<ul>
<li>Cobalah untuk fleksibel.  Lakukan semua sesuai rencana jika mungkin.  Tapi jika keadaan tidak memungkinkan, siapkan rencana lain untuk dijalankan.  Santai sajalah, bukankah ini liburan dan bukan saatnya untuk mengejar target!</li>
<li>Jika membawa anak, fokuskan kegiatan pada kepentingan anak-anak.  Misalnya dengan melupakan kegiatan berbelanja berlebihan, namun menggantinya dengan kegiatan yang lebih menyenangkan bagi seluruh keluarga, seperti ke kebun binatang, berenang dan sebagainya.</li>
<li>Hati-hati memilih makanan.  Jika tidak yakin dengan kebersihan makanan, lebih baik tunda acara makan dan bergegas mencari restoran lain yang lebih bersih, halal dan thoyib bagi seluruh keluarga.</li>
<li>Jangan lupa untuk menyelipkan waktu istirahat di tengah-tengah agenda liburan Anda sekeluarga.  Beristirahat penting untuk menjaga kebugaran tubuh dan menghindarkan kelelahan yang tidak perlu.</li>
<li>Cobalah untuk lebih fleksibel terhadap aturan-aturan yang biasa berlaku di rumah, misalnya jam tidur siang atau malam.  Mendekati akhir masa liburan Anda dapat kembali menegakkan peraturan sedikit demi sedikit agar semua berjalan seperti biasa.[Esthi]<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/Liburanmenyenangkan.jpg"><br />
</a></li>
</ul>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F29%2Fasyiknya-berlibur-tanpa-stres%2F&amp;linkname=Asyiknya%20Berlibur%20Tanpa%20Stres">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/06/29/asyiknya-berlibur-tanpa-stres/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menetralisir Serangan Pornografi Pada Anak</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/06/16/tips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/06/16/tips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 02:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[artis]]></category>
		<category><![CDATA[pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9372</guid>
		<description><![CDATA[Pornografi makin mengepung anak-anak kita dari berbagai penjuru. Apa yang dapat kita lakukan? Video porno mirip artis begitu merebut perhatian kita belakangan ini. Video tersebut dengan mudah diunduh lewat internet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pornografi makin mengepung anak-anak kita dari berbagai penjuru.  Apa yang dapat kita lakukan?</strong></p>
<p>Video porno mirip artis begitu merebut perhatian kita belakangan ini.  Video tersebut dengan mudah diunduh lewat internet maupun  telepon seluler begitu saja.  Tak heran jika dalam satu razia  di sekolah-sekolah, banyak sekali siswa-siswi yang kedapatan menyimpan video mesum tersebut di telpon seluler mereka.  Miris sekali bukan!</p>
<p style="text-align: center;"><a href="../wp-content/uploads/2010/06/pornografianak.jpg"><img class="aligncenter" title="pornografianak" src="http://www.alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/pornografianak.jpg" alt="" width="300" height="203" /></a></p>
<p>Begitulah kenyataan yang ada sekarang.  Pornografi seakan-akan telah mengepung anak-anak kita dari berbagai penjuru.  Selain dari internet dan ponsel, video mesum juga banyak dijajakan lewat DVD yang mudah dan murah didapat di berbagai tempat.   Buku komik dan game pun kini banyak diwarnai dengan pornografi, sehingga orangtua sebaiknya tidak terlalu naïf dalam memilihkan bacaan atau tontonan bagi putera-puterinya.</p>
<p>Data yang diperoleh Yayasan Kita dan Buah Hati dengan 1.625 siswa kelas 4-6 Sekolah Dasar di wilayah Jakarta Bogor Depok, Tanggerang, Bekasi tahun 2008 terungkap, 66 persen dari mereka telah menyaksikan materi pornografi lewat berbagai media.  Sebanyak 24 % lewat komik, 18 % lewat games, 16% lewat situs porno, 14% lewat film dan sisanya lewat DVD, telepon seluler, majalah dan Koran. [Suryaonline.com]</p>
<p>Sementara hasil survey yang dilakukan Komisi Nasional Perlindungan Anak terhadap 4500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 lalu menunjukkan, sebanyak 97% dari responden pernah menonton film porno, sebanyak 93,7% pernah ciuman, petting dan oral seks, serta 62,7% remaja yang duduk di bangku sekolah menengah pertama pernah berhubungan intim, dan 21,2 persen siswi sekolah menengah umum pernah menggugurkan kandungan. [Suryaonline.com]</p>
<p>Padahal kedua data ini adalah data beberapa tahun yang lalu.  Makin hari peredaran pornografi bukannya makin surut, namun makin marak.  Pornografi memiliki dampak yang sangat dahsyat bagi anak.  Diantaranya mengakibatkan aktivitas seksual yang muncul terlalu dini karena ada keinginan meniru apa yang mereka lihat, terjadinya penyimpangan, pelecehan dan kekerasan seksual, dapat merusak kepribadian anak, serta munculnya banyak kasus kehamilan di usia muda.</p>
<p>Untuk menutup akses materi pornografi bagi anak-anak rasanya semakin sulit dilakukan.  Misalnya di rumah kita memasang proteksi bagi internet dan akses ke tv kabel, serta tidak membekali anak-anak dengan ponsel, namun bagaimana dengan akses anak-anak di sekolah.  Bisa saja tontonan tersebut diperolehnya di warnet, lewat ponsel teman di sekolah, atau diam-diam membeli komik berisi materi orang dewasa.</p>
<p>Walau tidak mudah, namun beberapa hal di bawah ini bisa dicoba untuk menetralisir serangan pornografi pada anak-anak kita.  Antara lain:</p>
<ul>
<li>Tetap memasang proteksi bagi tv kabel maupun internet untuk meminimalisir serbuan informasi yang salah.  Misalnya dengan memasang Online-Family.Norton dari Symantec [kunjungi <a href="http://onlinefamily.norton.com/"><strong>http://onlinefamily.norton.com</strong></a>], atau parental control buatan negeri sendiri yang dapat diakses di <a href="http://nawala.org/"><strong>http://nawala.org</strong></a> pada setiap komputer atau laptop yang dapat mengakses internet.</li>
<li>Terlibat langsung dalam pengasuhan anak sejak belia oleh kedua orangtuanya. Hal ini buka berarti orangtua tidak boleh bekerja, namun orangtua tidak menyerahkan seratus persen pengasuhan anak-anaknya ditangan orang lain tanpa mau ikut terlibat. Orangtua yang tidak peduli atau terlalu sibuk dan tidak terlibat langsung dalam pengasuhan anak-anaknya jadi kurang mengenal anaknya, sehingga anak pun sulit terbuka dengan orangtua karena tidak terbina kedekatan sejak usia dini.</li>
<li>Jadilah pendengar yang aktif, tanpa ada keinginan untuk memotong pembicaraan, mengritik, menggurui, maupun menilai apapun yang dibicarakan si kecil.  Biasakan mereka untuk melampiaskan kisah mereka sehari-hari, tanpa merasa takut mendapatkan penilaian maupun dicurigai.  Kedekatan dan perhatian tulus yang diberikan orangtua akan membuka saluran komunikasi antara orangtua dan anak.</li>
<li>Kembangkan sikap jujur dan terbuka pada anak.  Anak akan meniru apapun sikap yang ditunjukkan oleh kedua orangtuanya.</li>
<li>Orangtua perlu peka terhadap perubahan yang dilakukan anak, sekecil apapun perubahan tersebut.</li>
<li>Ajarkan nilai-nilai yang baik serta tanamkan spiritualitas yang kuat agar anak memiliki pijakan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh lingkungan pertemanan yang buruk.</li>
<li>Lebih baik anak-anak tahu dari orangtuanya sendiri tentang seks, daripada mengetahui dari sumber lain.  Dengan begitu anak menjadi percaya penuh pada orangtuanya.  Kalau mereka bingung mereka akan bertanya pada orangtua, dan bukan orang lain.[Esthi]<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/pornografianak.jpg"><br />
</a></li>
</ul>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F16%2Ftips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak%2F&amp;linkname=Tips%20Menetralisir%20Serangan%20Pornografi%20Pada%20Anak">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/06/16/tips-menetralisir-serangan-pornografi-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Sekolah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/06/11/tips-memilih-sekolah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/06/11/tips-memilih-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 03:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[mencari skolah]]></category>
		<category><![CDATA[tahun ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9309</guid>
		<description><![CDATA[Memilih sekolah bagi si kecil yang baru mulai sekolah memang tidak mudah. Perlu kejelian orangtua untuk memilihkan yang terbaik bagi sang buah hati. Terutama bagi anak-anak yang baru mau mencoba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/521963_3_seat_seasaw.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9318" title="Arena permainan sekolah" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/521963_3_seat_seasaw.jpg" alt="" width="300" height="221" /></a><br />
Memilih sekolah bagi si kecil yang baru mulai sekolah memang tidak mudah.  Perlu kejelian orangtua untuk memilihkan yang terbaik bagi sang buah hati.</strong></p>
<p>Terutama bagi anak-anak yang baru mau mencoba bersekolah di prasekolah.  Tentu banyak sekali yang perlu diperhatikan karena tiap sekolah memiliki kurikulum, pendekatan, cara pengajaran serta nilai-nilai yang berbeda.</p>
<p>Tiap anak juga memiliki kebutuhan akan sekolah yang berbeda dengan anak lain.  Anak yang kreatif mungkin membutuhkan sekolah yang yang memiliki pendekatan pada aktifitas kreatif dan seni, sedang balita yang aktif dan gemar mengambil risiko mungkin dapat mencoba sekolah alam yang dapat memenuhi kebutuhannya akan ruang gerak, dan sebagainya.  Tentu pengenalan terhadap apa yang dibutuhkan si kecil menjadi acuan utama bagi memilihkan sekolah yang terbaik bagi mereka.</p>
<p>Namun, sebelum menilai hal-hal yang lebih serius dari sebuah sekolah, yang pertama adalah melihat apa yang kasat mata dari sebuah sekolah saat Anda berkeliling dari satu sekolah ke sekolah lain untuk mencari yang terbaik bagi si kecil.  Beberapa hal yang dapat dilihat, antara lain:</p>
<ul>
<li>Keadaan fisik bangunan sekolah dan pembagian ruangan.  Apakah fisik bangunan sekolah tersebut tampak kokoh, tidak ada bagian-bagian yang dapat membahayakan si kecil, misalnya tangga kayu yang sudah rapuh.  Perhatikan juga pembagian ruangan, apakah ruang kelas terlihat luas dengan sirkulasi udara yang cukup dan bersih.</li>
<li>Kelas yang tampak menyenangkan dengan tempelan hasil karya para murid.  Perhatikan apakah semua karya murid ditempel atau hanya yang terbaik saja.  Karena karya murid, betapapun bentuknya harus dihargai.  Cara ini membuat Anda tahu bagaimana sekolah memperhatikan perbedaan kebutuhan para siswanya.  Selain itu setting klas bisa dilakukan dimana saja, tidak harus di ruang kelas.</li>
<li>Alat-alat permainan yang digunakan tampak terawat, bersih, mendidik dan mendidik.</li>
<li>Apakah ada ruang terbuka yang luas dan memungkinkan anak-anak aktif melakukan kegiatan fisik.</li>
<li>Bagaimana cara staf dan guru memperlakukan murid.  Apakah mereka terlihat dominan dengan berusaha mengendalikan dan memerintah, atau terlihat hangat dan tulus memperhatikan siswanya.  Posisi guru mengajar juga tidak hanya di depan, namun guru tampak aktif mendekati siswa.</li>
<li>Jika memungkinkan, cari sekolah yang tiap kelasnya memiliki lebih dari satu guru dengan rasio guru-murid yang tidak terlalu banyak.</li>
<li>Perhatikan wajah-wajah siswa yang belajar di sana.  Apakah terlihat senang, ataukah tegang.</li>
<li>Sebisa mungkin cari sekolah yang tidak terlalu jauh jaraknya dari rumah untuk menghindarkan si kecil dari kelelahan di perjalanan.</li>
</ul>
<p>Selain itu, untuk mengetahui baik atau tidaknya sekolah, Anda dapat mencari tahu dari teman, kerabat, atau langsung pada staf pengajar, antara lain:</p>
<ul>
<li>Kurikulum tetap tidak menyimpang dari kurikulum nasional, namun sekolah juga memperhatikan perbedaan unik tiap siswa.  Perlakuan terhadap anak-anak yang lambat dalam menangkap pelajaran berbeda dengan yang cepat menangkap.  Ada bimbingan khusus pada siswa dalam kelompok-kelompok kecil.</li>
<li>Tidak sembarangan mendorong siswa untuk berprestasi, terutama prestasi akademis namun membantu siswa memenuhi tahapan perkembangannya dan memaksimalkan seluruh potensinya sesuai dengan kebutuhan dan keunikkan masing-masing.</li>
<li>Rancangan aktivitas yang beragam dan sesuai dengan tahap perkembangan dan kebutuhan anak.  Aktivitas tampak kreatif dengan alat bantu peraga yang menarik sehingga dapat memaksimalkan potensi anak.</li>
<li>Apakah visi dan misi sekolah sama dengan visi dan misi Anda dalam mendidik anak.</li>
<li>Jika perlu, ajak si kecil untuk mencoba program trial yang biasanya ditawarkan oleh sekolah.  Coba beberapa kali, dan tanyakan pada si kecil bagaimana pendapat mereka mengenai sekolah tersebut.  Apakah mereka senang, ataukah tampak tidak bersemangat?</li>
</ul>
<p>Hal-hal di atas tentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan buah hati Anda dan tidak dapat dijadikan patokan, karena setiap keluarga memiliki prioritas yang berbeda dalam mencari sekolah yang terbaik bagi sang buah hati. [esthi]</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F11%2Ftips-memilih-sekolah%2F&amp;linkname=Tips%20Memilih%20Sekolah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/06/11/tips-memilih-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehamilan di Usia Matang</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/06/04/kehamilan-di-usia-matang/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/06/04/kehamilan-di-usia-matang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 08:50:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mawaddah]]></category>
		<category><![CDATA[kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9194</guid>
		<description><![CDATA[Ingin hamil di atas usia 35 tahun seperti Kelly Preston? Boleh-boleh saja, namun banyak hal yang perlu dipikirkan sebelum memutuskannya. Kehamilan Kelly Preston di usia 47 tahun sempat menghebohkan Hollywood. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingin hamil di atas usia 35 tahun seperti Kelly Preston?  Boleh-boleh saja, namun banyak hal yang perlu dipikirkan sebelum memutuskannya.</p>
<p>Kehamilan Kelly Preston di usia 47 tahun sempat menghebohkan Hollywood.  Akankah ini menjadi trend baru?  Perlu diketahui bahwa Kelly Preston bukanlah selebriti Hollywood pertama yang hamil di usia matang.  Sebelumnya banyak selebriti Hollywood yang memiliki anak di atas 35 tahun.  Diantaranya Geena Davis yang pernah melahirkan anak kembar diusia 48 tahun, atau Maria Cross yang melahirkan anak kembar di usia 44 tahun juga Christie Brinkley di usia yang sama, serta banyak lagi yang lainnya.<br />
<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/1260743_baby__4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9195" title="1260743_baby__4" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/06/1260743_baby__4.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><br />
Di luar semua kehebohan yang terjadi di Hollywood, memiliki anak diusia matang perlu diwaspadai.  Padahal menurut data dari National Center for Health Statistics and the Census Bureau di Amerika tahun 1990 hanya terdapat 10% dari wanita yang melahirkan anak di usia 35 tahun.  Sedangkan tahun 2008 jumlah ini meningkat hingga 14%. Bahkan menurut Dr. Julia C. Berryman, seorang psikolog dari Leincester University, Inggris yang banyak meneliti hal ini, jumlah wanita yang memiliki anak di atas usia 40 tahun di dunia meningkat dua kali lipat selama sepuluh tahun terakhir ini. Bisa dipahami, hal ini merupakan akibat dari kemajuan teknologi kedokteran yang semakin meningkat, ditambah kebutuhan dari wanita untuk berkarir sehingga meletakkan kebutuhan untuk memiliki buah hati menjadi tertunda.</p>
<p>Namun bagi yang memutuskan untuk memiliki si kecil di atas usia 35 tahun, sebaiknya dipikirkan matang-matang sebelumnya.  Kehadiran si kecil diharapkan tidak hanya mendatangkan kebaikan bagi pasangan suami istri saja, namun juga bagi kebaikan si kecil.  Misalnya sudahkah dipikirkan siapa yang akan merawat si kecil jika Anda dan pasangan sudah bertambah tua?  Atau masihkah Anda dan pasangan dapat membiayai si kecil hingga kuliah kelak, sedangkan Anda dan pasangan pasti sudah memasuki usia pensiun.</p>
<p>Memiliki anak di usia ini memang memiliki beberapa kelebihan, diantaranya orangtua benar-benar sudah sangat siap baik secara mental maupun finansial dalam menyambut si kecil. Tapi  bagaimana dengan kesiapan fisik?  Beberapa hal yang perlu dipikirkan mengenai kondisi fisik ibu d iatas usia 35 tahun yang didapatkan dari media kedokteran webMD, antara lain:<br />
•	Wanita usia matang memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengidap tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit kardiovaskular dibanding wanita yang lebih mudah sehingga perlu diwaspadai.<br />
•	Memiliki kemungkinan melahirkan anak dalam keadaan meninggal lebih tinggi, selain kemungkinan melahirkan anak dengan berat badan lahir rendah yang dapat berakibat buruk terhadap kesehatan si kecil.<br />
•	Kemungkinan lebih besar untuk melahirkan secara operasi caesar, terutama jika melahirkan anak pertama diusia diatas 35 tahun.</p>
<p>Mengingat tingginya risiko pada wanita untuk memiliki buah hati diatas usia 35 tahun, karenanya pastikan untuk:<br />
•	Mendiskusikan kehamilan diusia ini pada dokter kehamilan yang merawat selama ini sebelum memutuskan untuk hamil, lalu lakukan pemeriksaan fisik secara lengkap untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Tanyakan berbagai kemungkinan yang dapat timbul dan bagaimana mengatasinya.<br />
•	Pastikan kehamilan Anda mendapat pantauan khusus dari dokter ahli kandungan pilihan Anda.<br />
•	Pastikan untuk mengikuti diet sehat khusus untuk ibu hamil diusia ini yang telah diberikan oleh dokter atau ahli gizi.  Hindari pantangan-pantangan seperti merokok, minum kopi atau makanan maupun minuman lain yang tidak dianjurkan oleh ahlinya.<br />
•	Melakukan olahraga dan istirahat secara cukup untuk mencegah kelelahan yang dapat berakibat buruk pada kehamilan.</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F06%2F04%2Fkehamilan-di-usia-matang%2F&amp;linkname=Kehamilan%20di%20Usia%20Matang">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/06/04/kehamilan-di-usia-matang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
