<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ALiF Magazine &#187; This Friday</title>
	<atom:link href="http://www.alifmagz.com/category/artikel/this-friday/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.alifmagz.com</link>
	<description>Alhamdullillah It&#039;s Friday</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 08:06:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Sosialisasi Produk Halal</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/sosialisasi-produk-halal/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/sosialisasi-produk-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 03:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.alifmagz.com/?p=9965</guid>
		<description><![CDATA[Masih banyak produk barang dan jasa tidak bersertifikat halal. Padahal label halal penting agar tidak ada keraguan konsumen, khususnya di kalangan muslim. Dalam kehidupan umat Islam, persoalan halal atau haram [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Masih banyak produk barang dan jasa tidak bersertifikat halal. Padahal label halal penting agar tidak ada keraguan konsumen, khususnya di kalangan muslim. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Dalam kehidupan umat Islam, persoalan halal atau haram tak pernah usang dimakan zaman. Pasalnya, setiap waktu ada saja sesuatu hal yang baru, kemudian menjadi bahan perdebatan. Sesuatu itu bisa produk barang dan jasa, perilaku manusia, pola hidup, maupun pemanfaatkan sumber daya alam. Terutama dalam konteks produk barang dan jasa, label halal dan haram selalu menjadi persoalan hangat.</p>
<p><span id="more-9965"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal2.jpg"><img class="size-medium wp-image-9970  aligncenter" title="pameranprodukhalal2" src="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal2-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" /></a></p>
<p>Misalnya,  seputar produk kosmetik, makanan jajanan, sampai pelayanan hotel. Bahkan seharusnya, tabung gas 3 kilogram harus dipertanyakan juga halal atau haramnya, mengingat “Si hijau imut” itu, banyak memakan korban.</p>
<p>Di Indonesia, sertifikasi halal pada suatu produk harus disosialisasikan secara  serius, tidak hanya karena penduduknya mayoritas muslim, tetapi juga untuk menjaga kualitas produknya itu sendiri dari berbagai macam resiko yang membahayakan. Memang sosialisasi produk halal di Indonesia belum terlihat maksimal. Di beberapa tempat, kita pasti menemukan beberapa produk barang dan jasa yang tidak mencantumkan sertifikat halal meskipun mungkin barang dan jasa tersebut tidak bermasalah dari sisi kualitas dan kandungan bahan-bahannya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal1.jpg"><img class="size-medium wp-image-9971  aligncenter" title="pameranprodukhalal1" src="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal1-300x171.jpg" alt="" width="300" height="171" /></a></p>
<p>Oleh karena itu, sosialisasi produk halal harus terus ditingkatkan dengan berbagai cara agar masyarakat pun lebih berempati untuk memakai produk-produk halal. Salah satu cara sosialisasinya adalah dengan pameran, seperti yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga ini baru saja mengadakan pameran bisnis dan makanan halal yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia, yang bertajuk “The 1<sup>st</sup> Indonesia International Halal Business and Food (IHBF) Expo 2010, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 23-25 Juli 2010.</p>
<p>Pada hari pertama acara pembukaan, ketua penyelenggara acara, Rifda Ammaria mengatakan, munculnya gagasan acara ini karena penduduk Indonesia mayoritas muslim yang harus menyadari kehalalan sebuah produk, serta bisa mengembangkan bisnis yang halal juga. “kalau kita bisa seperti itu, <em>insya Allah </em>Indonesia akan makmur. Halal dalam arti tidak hanya produk atau isinya saja, tetapi juga kemasan, dan proses pembuatannya. Apalagi sebentar lagi kita menjelang ramadhan, masa kita harus memakan produk yang nonhalal? “ kata Rifda.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal3.jpg"><img class="size-medium wp-image-9972  aligncenter" title="pameranprodukhalal3" src="http://www.alifmagz.com/wp-content/uploads/2010/07/pameranprodukhalal3-300x214.jpg" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<p>Rifda menambahkan, dengan pameran ini, konsumen Indonesia yang kebanyakan konsumen muslim bisa terpenuhi keingintahuannya juga kebutuhannya akan produk-produk halal. Pameran yang diikuti 160 lebih peserta ini akan diselenggarakan setiap tahun. Tujuannya jelas, meningkatkan kesadaran kepada konsumen untuk selalu memilih produk dan jasa yang bersetifikat halal.</p>
<p>Tidak hanya lewat pameran, mungkin sosialisasi pemakaian produk halal oleh masyarakat pun bisa  cukup mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan syarat memperhatikan label halal pada produknya. Tapi sosialisasi produk halal ini mungkin bisa sulit bagi sebagian produsen. Mereka tidak semuanya tahu bagaimana mengurus sertifikat halal tersebut. Bahkan, mungkin mereka sulit memenuhi standarisasi halal yang ditetapkan MUI. Hal ini sempat disinggung oleh Wakil Presiden Budiono di sela sambutan pembukaan pameran IHBF. Oleh karena itu, Budiono menginginkan pihak MUI dan badan terkait untuk mensyaratkan standarisasi halal secara mudah dan ringan, mengingat sampai saat ini masih banyak produk yang terpaksa memasang label halal untuk menarik perhatian pembeli. Padahal pembuatan dan pengemasannya belum tentu sesuai dengan kaidah halal yang benar.</p>
<p>Ada ungkapan populer, “jangankan dapat yang halal, yang haram pun susah mendapatkannya,” Ungkapan ini sebenarnya bisa menjadi cermin realitas sosial sekarang ini  tentang masih adanya kekurangpedulian masyarakat terhadap sebuah produk atau jasa yang halal, terutama bagi pedagang dan pengusaha. Adanya anggapan seperti itu, persoalan halal atau haram jadi sesuatu yang lumrah, bukan sesuatu yang penting. Salah satu sebabnya adalah sosialisasi pengetahuan halal atau haram sebuah produk belum maksimal menyadarkan mereka. Apalagi jika masyarakat menghadapi sesuatu produk yang diragukan kehalalalan dan keharamannya (<em>syubhat</em>), perlu kiranya ada penyebaran informasi yang jelas dan selekas mungkin diinformasikan mengenai produk yang bersangkutan.</p>
<p>Mengenai masalah tersebut Rasulullah Saw sebenarnya menyinggung masalah ini dalam sebuah hadits. &#8220;<em>Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya ada perkara yang syubhat yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Barang siapa yang menjaga dari yang syubhat, berarti dia telah menjaga agama dan kehormatannya, dan barang siapa yang terjerumus dalam syubhat berarti dia terjerumus kepada yang haram. Sebagaimana seorang pengembala yang mengembala di sekitar larangan, maka lambat laun akan masuk ke dalamnya. Ketahuilah bahwa setiap pemerintah memiliki daerah larangan. Adapun daerah larangan Allah adalah apa yang diharamkan- Nya.&#8221;</em> (HR.Bukhari &amp; Muslim).</p>
<p>Oleh karena itu, kalau kita dihadapkan persoalan haram atau halalnya sebuah produk, harus memperhatikan dulu kemasanya, apakah ada label halal atau tidak. Kalau belum yakin bahwa label halal itu bukan dari legalisasi MUI, minta konfirmasi terlebih dahulu pada MUI. Kalau merasa ragu-ragu terhadap kehalalan produk tersebut, lebih baik ditinggalkan. Sebab sampai saat ini masih ada produsen-produsen industri yang mengelabui konsumen dengan klaim produknya halal padahal sebenarnya tidak, karena mereka tahu bahwa calon pembelinya terbatas pengetahuannya tentang kualitas produk bersangkutan.</p>
<p>Katakanlah: <em>&#8220;Terangkanlah kepadaku tentang rezki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal.&#8221; Katakanlah: &#8220;Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah ?&#8221; </em>(QS. Yunus: 59). <strong>(teks &amp; foto: yogira)</strong></p>
<p><em> </em></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F28%2Fsosialisasi-produk-halal%2F&amp;linkname=Sosialisasi%20Produk%20Halal">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/28/sosialisasi-produk-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mulai Hari Ini Selamatkan Anak-anak kita!</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/22/mulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/22/mulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 09:15:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9905</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 23 Juli ini kita memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Sebenarnya apa saja sih manfaatnya peringatan ini ? Agenda apa saja yang harus dibenahi untuk memenuhi hak-hak mereka ? mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanggal 23 Juli ini kita memperingati Hari Anak Nasional (HAN). </strong><strong>Sebenarnya apa saja sih manfaatnya peringatan ini ? Agenda apa saja yang harus dibenahi untuk memenuhi hak-hak mereka ? mulai hari ini dan seterusnya, menyelamatkan anak-anak dari berbagai dampak buruk adalah hal yang paling penting.</strong></p>
<p>Sejatinya, peringatan Hari Anak Nasional tidak sekedar slogan. Tidak sekedar momen tahunan lantas terlupa begitu saja makna dan manfaatnya. Padahal persoalan anak takkan habis-habisnya selesai. Apalagi yang menyangkut hak dan kesejahteraannya. Kita tahu belakangan ini banyak persoalan yang menimpa kehidupan anak, baik dari sisi pendidikan, psikologi, pergaulan, maupun jadi korban kekerasan.</p>
<p><span id="more-9905"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/hari-anak.jpg"><img class="size-medium wp-image-9906  aligncenter" title="hari-anak" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/hari-anak-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Di sejumlah media, sampai sekarang berita tentang persoalan anak selalu saja mengemuka. Beberapa bulan lalu, kita sempat mendapatkan berita menghebohkan seorang anak berusia 4 tahun yang terbiasa merokok dan bicara cabul. Lantas, banyak pula orangtua yang bertindak kekerasan fisik dan psikologi sehingga Sang anak terluka, trauma, bahkan sampai meninggal. Belum lagi anak-anak terlantar sekaligus kurang perhatian dari keluarga tercintantya sehingga memilih pergaulan yang bebas dan bisa terjebak pada penyalahgunaan narkoba. Juga, baru-baru ini sejumlah media menurunkan berita terbaru tentang seorang anak berusia 11 tahun nekat gantung diri, di kawasan PasarMinggu, Jakarta Selatan.</p>
<p>Dari sekian masalah yang menimpa anak Indonesia belakangan ini ternyata yang paling mengkhawatirkan adalah persoalan kekerasan terhadap anak. Menurut data yang dikeluarkan Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS PA). Dalam tiga tahun terakhir ini kekerasan terhadap anak meningkat. Tahun 2008 ada 1726 laporan tindak kekerasan, tahun 2009 (1998 kasus), dan sampai periode Januari-Mei 2010 ( 1826 kasus). Angka tersebut baru dihitung lima bulan. Bulan berikutnya sempga tidak ada peningkatan ini. Dari angka tersebut ditemukan indikasi bahwa bentuk kekerasan berupa penganiayaan fisik, psikologi, dan seksual. Yang mengkhawatirkan, kasus-kasus ini sering terjadi di lingkungan keluarga sendiri. Selebihnya terjadi di sekolah dan di lingkungan masyarakat.</p>
<p>Dalam konteks pendidikan, cara kekerasan terkadang menjadi pembenaran agar anak patuh, tidak nakal, atau jera akan kesalahannya. Namun sayang pembenaran itu seringkali justru jadi berdampak negatif bagi keadaan mental Sang anak. Cara mendidik dengan tindakan fisik, misalnya dengan memukul, menampar, mencubit atau dengan sikap keras seperti membentak dan mengejek bisa menimbulkan luka batin bagi sang anak. Dia akan menjadi pendiam,depresi, bahkan akan jadi pendendam. Kondisi seperti inilah yang sebenarnya harus dihindari. Pasalnya, anak&#8212;demikian juga orang dewasa, pasti selalu melakukan kekeliruan. Kalau bisa diambil sisi positifnya, Si anak yang berbuat kesalahan pada masa kecilnya, biasanya dia akan mempelajari kesalahan tersebut sebagai bekal untuk masa depannya agar tidak berbuat kesalahan serupa.</p>
<p>Pakar pendidikan sekaligus ulama besar Islam, Ibnu Khaldun mengatakan “Siapapun yang mengasuh dengan kekerasan dan otoriter terhadap anak, budak, atau siapapun, maka kekerasaan itu akan mendominasi jiwanya. Jiwanya akan merasa sempit dalam menghadapinya. Ketekunannya akan sirna, dan menyeretnya pada  kemalasan, dusta dan perbuatan  keji. Mereka akan  menampilkan diri dengan gambar yang berbeda dengan hatinya, lantaran takut ayunan tangan yang akan mengasarinya”</p>
<p>Pesan Ibnu Khaldun ini semacam peringatan, siapapun yang lemah dan tak berdaya tidaklah pantas mendapatkan kekerasan. Apalagi pada anak-anak yang masa pertumbuhan jiwanya masih harus dibimbing dan dibina agar menjadi anak yang baik dan shaleh. Nah, sudahkan kita berhasil menyelamatkan anak-anak kita dari berbagai persoalan negatif?</p>
<p><em>“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS. Al Kahfi: 46). </em><strong>(Yogira) Foto : </strong>dedidwitagama.wordpress.com</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F22%2Fmulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita%2F&amp;linkname=Mulai%20Hari%20Ini%20Selamatkan%20Anak-anak%20kita%21">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/22/mulai-hari-ini-selamatkan-anak-anak-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hindari Penyakit HIV dengan Khitan</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/hindari-penyakit-hiv-dengan-khitan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/hindari-penyakit-hiv-dengan-khitan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 10:19:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>
		<category><![CDATA[khitan]]></category>
		<category><![CDATA[sunat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9896</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit HIV mengancam dimana-mana, termasuk di negara-negara Afrika. Tak heran, baru-baru ini Badan Kesehatan Dunia atau WHO serta para pendukungnya mengkampanyekan sunat pria untuk mencegah ancaman penyakit tersebut di negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penyakit HIV mengancam dimana-mana, termasuk di negara-negara Afrika. Tak heran, baru-baru ini Badan Kesehatan Dunia atau WHO serta para pendukungnya mengkampanyekan sunat pria untuk mencegah ancaman penyakit tersebut di negara Zimbabwe . (detik.com 21 Juli 2010). </strong></p>
<p>Pada berita  yang diturunkan detik.com itu disebutkan bahwa negeri Zimbabwe adalah salah satu negara Afrika yang memiliki tingkat rata-rata orang dewasa terkena HIV sekitar 13,7 persen. Sedangkan tingkat laki-laki yang disunat di negara itu hanya sekitar 10 persen. Makanya,  Badan Kesehatan Dunia atau WHO beserta pendukungnya mengkampanyekan pentingnya sunat pria untuk mencegah ancaman penyakit berbahaya tersebut.</p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-9896"></span><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/khitanan.jpg"><img class="size-full wp-image-9897  aligncenter" title="khitanan" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/khitanan.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Bahkan, mantan Presiden AS, Bill Clinton dan milyuner, Bill Gates menghibau untuk meningkatkan jumlah laki-laki yang disunat di belahan dunia manapun. Pasalnya, metode pencegahan penyakit HIV dengan sunat terbukti murah dan efektif. Hal ini sangat berpengaruh pada penghematan biaya kesehatan untuk penanggulangan HIV sebesar  US$ 20,3 miliar untuk anggaran tahun 2009-2025.</p>
<p>Kita  seyogyanya kita ikut menyambut baik seruan kampanye sunat tersebut. Ada satu kebanggaan tersendiri bahwa sunat atau khitanan yang lebih populer dalam ajaran Islam, ternyata diakui efektivitasnya untuk mengurangi ancaman penyakit sekaliber HIV. Ini salah satu pembuktian, ajaran agama selalu memberikan yang terbaik bagi umat manusia, tidak hanya untuk kepentingan rohani, tetapi juga untuk kesehatan jasmani.</p>
<p>Sunat menurut ajaran Islam disebut juga khitan yang secara makna bahasa berarti “memotong”. Dalam konteks ibadah <em>thaharah</em>, berarti memotong kulit yang menutupi alat kelamin lelaki (penis). Dalam bahasa kedokteran khitan disebut sirkumsisi, dengan mengacu pada prosedur pemotongan yang dinamakan frenektomi. Lantas, mengapa khitan dalam ajaran Islam termasuk dalam ibadah thaharah?</p>
<p>Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda: <em>:&#8221;Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku&#8221;</em> (H.R. Bukhari Muslim). Ini artinya, khitan adalah cara untuk mensucikan alat kelamin dari bermacam kotoran yang bisa menimbulkan penyakit pada kelamin.  Para ahli kedokteran pun mengakui cara pemeliharaan kesehatan alat kelamin dengan cara khitan. Sebab secara ilmiah, seseorang yang sudah dikhitan, resiko gangguan pada penis bisa diminimalisasi. Dengan khitan, kemungkinan besar alat kelamin bisa bersih dari  sisa kotoran, virus, atau najis yang biasa keluar dari air seni lalu melekat pada sekitar kulitnya. Maka tak mengherankan, selama ini orang-orang yang sudah dikhitan, terutama umat muslim, kecil sekali kemungkinan  terkena  resiko penyakit HIV dan AIDS. Faktanya, penyakit tersebut lebih banyak dialami oleh orang-orang yang tidak paham atau belum kenal manfaat khitan, terutama non muslim di wilayah Eropa dan Amerika. Sedangkan di kalangan umat muslim, khitan sudah menjadi tradisi umat Islam sejak zaman Rasulullah Saw.  Kalau begitu, bagaimanakah menurut hukum Islam tentang khitan ? dan usia berapa anak-anak harus dikhitan ?</p>
<p>Para ulama berbeda pendapat tentang hukum khitan dan rentang usia yang tepat buat mengkhitan. Tapi kebanyakan mereka sepakat khitan wajib bagi lelaki muslim. Untuk masalah usia, banyak ulama yang menyebut kalau pada saat  usia anak sudah balig,  hukumnya wajib. Sedangkan hukumnya sunnah, ada yang menyebut 40 hari setelah kelahiran. Ada juga yang menyebut sunnahnya baru berusia 7 hari dengan mengacu pada riwayat Rasulullah Saw. Beliau mengkhitan cucunya Hasan dan Husain pada usia 7 tahun. Beberapa ulama mengatakan, khitanan  hukumnya sunnah pada saat usia anak  7 tahun. Namun dari sisi medis, banyak dokter menyarankan seorang anak dikhitan pada usia 8-15 tahun. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga jaringan penis yang kemungkinan masih lunak dan bisa beresiko gampang rusak. Terlepas  dari baiknya disunat sesuai batasan usia yang ditentukan tadi, masalah waktu sunat buat anak terserah pilihan kita. Yang penting, kita harus meyakini di balik rahasia khitan ternyata memberikan kebaikan yang sangat berharga bagi kesehatan umat manusia.</p>
<p>“Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. (QS. Lukman: 21). <strong>(Yogira/wikipedia/detik.com/berbagai sumber) Foto : suaramerdeka<br />
</strong></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F21%2Fhindari-penyakit-hiv-dengan-khitan%2F&amp;linkname=Hindari%20Penyakit%20HIV%20dengan%20Khitan">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/21/hindari-penyakit-hiv-dengan-khitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akankah Kita Dilanda Krisis Air Bersih?</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/akankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/akankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 10:43:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9887</guid>
		<description><![CDATA[Di masa mendatang, para ahli lingkungan dan hidrologi memperkiraan ketersediaan air akan menyusut, seiring dengan banyaknya produsen air mineral yang berhasil menarik perhatian konsumen untuk hidup sehat dengan minum air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Di masa mendatang, para ahli lingkungan dan hidrologi memperkiraan ketersediaan air akan menyusut, seiring dengan banyaknya produsen air mineral yang berhasil menarik perhatian konsumen untuk hidup sehat dengan minum air bersih. </strong></p>
<p>Setiap hari kita minum. Setiap hari kita mandi. Setiap hari kita mencuci piring dan pakaian. Tapi seringkah kita mengucap syukur saat  kita memanfaatkan air untuk kebutuhan tersebut? Saking sudah menjadi rutinitas setiap hari, penggunaan air seolah-olah kebiasan lumrah. Sama seperti kita menghirup udara. Padahal kita tahu, tanpa air dan udara, manusia akan menderita, bahkan bisa mati. <span id="more-9887"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/clean-water.jpg"><img class="size-medium wp-image-9806  aligncenter" title="clean-water" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/clean-water-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Ironisnya, karena kehadiran air dan udara setiap hari mengiringi kehidupan manusia, kita seringkali melupakannya sebagai rezeki dari Allah Swt. Karena lupa juga, kita akhirnya boros menggunakan air. Pemanfaatan air bersih pun terkadang berlebihan atau konsumtif. Padahal kalau kita renungi, air pun perlu dilestarikan agar tidak terancam langka di tengah kehidupan kita. Mengapa kita harus memperhatikan sangat serius pemanfatan air dalam beberapa tahun ini?</p>
<p>Harian Suara Pembaruan Edisi Minggu 18 Juli 2010 menurunkan artikel menarik dengan judul ”Air Bersih Terancam Langka.” Pada halaman yang sama terdapat juga artikel berjudul ”Bisnis Air Kemasan Terus Menggeliat.”  Kalau dicermati, dua artikel ini mengangkat masalah yang kontradiktif seputar air bersih. Di situ tercermin ada satu persoalan dilematis bagi masyarakat akan kebutuhan air bersih.</p>
<p>Dalam artikel disebutkan data yang cukup menggelisahkan seputar ketersediaan air bersih, terutama jika daerah-daerah Indonesia dilanda kekeringan. Peneliti utama  Hidrologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Sutopo Purwo Nugroho Dalam artikel tersebut mengatakan, secara umum, potensi sumber daya air di Indonesia diperkirakan 15.000 meter kubik/kapita/tahun. Potensi ini lebih tinggi dari potensi rata-rata dunia yang hanya 8.000 meter kubik/kapita/tahun. Kendati secara nasional ketersediaan air ini diproyeksikan cukup hingga tahun 2020, kemungkinan ketersediannya per pulau, seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, sudah tidak memadai lagi. Hal ini karena surplus air hanya terjadi pada musim hujan. Itu pun dengan durasi waktu rata-rata lima bulan. Sementara pada musim kemarau bisa terjadi defisit selama tujuh bulan. Namun, ironisnya di sisi lain, industri air mineral terus berkembang karena bisnis ini cukup menggiurkan. Untuk masa mendatang kebutuhan masyarakat akan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) akan kian meningkat, tidak hanya atas kesadaran masyarakatnya, tetapi juga karena pengaruh kampanye dan iklan produsen AMDK.</p>
<p>Prediksi tersebut kemungkinan besar kenyataannya bisa terjadi. Sebab beberapa waktu ke belakang, kita juga sering mengalami masalah dengan air. Salah satu faktanya yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Warga DKI Jakarta sempat mengalami krisis air bersih. Mereka gelisah kebutuhan air bersihnya tidak tercukupi. Krisis air bersih di beberapa wilayah Jakarta sejatinya bisa menyadarkan kita bahwa keberadaan air bersih adalah rezeki yang luar biasa.</p>
<p>Entah kalau tidak terjadi krisis, mungkin kita tetap menganggap air bersih hanya hal biasa. Dikatakan hal biasa, karena air terlanjur sering dianggap milik kita sendiri. Padahal air sejatinya milik Allah semata, manusia hanya menerima pemberianNYa.</p>
<p>Betapa kuasanya Allah, sejak kelahiran bumi, air sudah menjadi elemen paling penting dalam evolusi kehidupan makhluk selama berabad-abad. Dalam ajaran Islam pun demikian. Air adalah elemen dasar umat untuk bersuci <em>[thaharah] </em>ketika akan menjalankan ibadah. Dalam bab fiqih saja, bahasan <em>thaharah</em> yang berkaitan dengan air ditempatkan pada bab awal, baik yang berkaitan dengan wudhlu, mandi junub, maupun menghilangkan najis.</p>
<p>Dalam bab fiqih, air bersih memang dibahas dalam konteks thaharah, namun bukan berarti air melulu berhubungan dengan ibadah ritual.  Dalam al-Qur’an, air banyak pula dibahas di banyak surat, yang berkaitan dengan kebutuhan makhluk hidup, dan salah satu elemen penciptaan makhluk hidup. Misalnya pada surat  al-Hijr ayat 22, yang terjemahannya: <em>”Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” </em></p>
<p>Sedangkan berkaitan dengan penciptaan mahluk hidup, salah satunya  Allah berfirman dalam surat  al-Furqan ayat 54, yang terjemahannya: <em> ”Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah[1070] dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa</em>.</p>
<p>Itu baru contoh saja bahwa air demikian penting dalam kehidupan manusia berikut alam sekitarnya. Masih banyak surat-surat lain yang menjelaskan air berikut hubungannya dengan manusia, bumi, dan isinya.</p>
<p>Jika dikaitkan dengan keadaan geografis Indonesia, semestinya kita bersyukur hidup di alam tropis dengan ketersediaan air masih mencukupi. Kalaupun masih ada yang kekurangan air, itu pun terjadi pada musim kering. Kondisi ini berbeda di daratan Arab, yang dikenal sebagai kawasan gurun pasir. Di sana air bersih sangat berharga sehingga negara-negara di kawasan tersebut terus berupaya mengembangkan teknologi hidrologi. Misalnya di Arab Saudi.</p>
<p>Sejak Kakek Muhammad Saw, Abdul Muthalib menemukan sumur air zamzam yang sudah terkubur, masyarakat Arab bergantung pada sumur ini karena kualitas kebersihannya. Bahkan, sampai kini  air zamzam sudah menjadi kebutuhan umat muslim dari penjuru dunia yang kebetulan sedang berasa di Mekkah. Karena dikhawatirkan mengering atau terkena limbah, pemerintah Arab Saudi pun memelihara sumur air zamzam dengan teknologi hidrologi  sejak dilakukan riset pada tahun 1971. (sumber:<a href="http://safartour.blogdetik.com/2010/05/07/mengenal-sumur-air-zam-zam/" target="_blank">http://safartour.blogdetik.com</a>).</p>
<p>Begitu berharganya air bersih di Jazirah Arab, sempat menjadi penggalan kisah tersendiri pada zaman Nabi Muhammad saw. Kira-kira 1400 yang lalu, Rasulullah dan keluarganya hidup di kawasan kering kerontang. Suatu saat beliau menemukan sumur air. Saat itulah, beliau yakin bahwa air yang tersedia bersumber bukan dari laut atau sungai, tapi dari hujan yang diturunkan Allah ke bumi. Meskipun waktu itu di tanah Arab jarang sekali turun hujan, ternyata siklus air yang tersedia di sumur atau sungai tetap saja berasal dari langit.</p>
<p>“<em>Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” </em>[QS. al-Baqarah: 22].</p>
<p>Pada  QS. al-Baqarah ayat 22 tersebut diterangkan bahwa Allah menurunkan air dari langit untuk menghasilkan rezeki bagi manusia. Ini artinya, air, terutama air bersih adalah sumber rezeki yang harus digunakan sebaik-baiknya oleh manusia, misalnya dengan memelihara atau  menghematnya. Kalau tidak demikian, apakah kita bisa hidup bertahan lama  seperti pada zaman  Nabi Muhammad? <strong>(yogira)</strong></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F20%2Fakankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih%2F&amp;linkname=Akankah%20Kita%20Dilanda%20Krisis%20Air%20Bersih%3F">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/20/akankah-kita-dilanda-krisis-air-bersih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kopi Luwak Dihalalkan ?</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/mengapa-kopi-luwak-dihalalkan/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/mengapa-kopi-luwak-dihalalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 09:54:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9868</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini beredar rumor dan keraguan tentang halal atau haramnya kopi luwak. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun turun tangan untuk menggodok fatwanya. Akhirnya MUI secara resmi mengeluarkan fatwa: kopi luwak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Belakangan ini beredar rumor dan keraguan tentang halal atau haramnya kopi luwak. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun turun tangan untuk menggodok fatwanya. Akhirnya MUI secara resmi mengeluarkan fatwa: kopi luwak halal. </strong></p>
<p>Kopi luwak termasuk kopi mahal dan sangat potensial untuk diekspor. Sekarang konsumennya semakin meningkat, terutama di kawasan Florida, Amerika, Serikat dan Kanada. Selama ini kopi luwak yang mereka konsumsi memang berasal dari Indonesia karena bagus kualitasnya.</p>
<p><span id="more-9868"></span><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/kopi-luwak.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/kopi-luwak.jpg"><img class="size-medium wp-image-9869  aligncenter" title="kopi-luwak" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/kopi-luwak-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Namun, seiring adanya peluang pasar ekspor kopi ini, tiba-tiba muncul rumor yang cukup menggelisahkan masyarakat, khususnya masyarakat yang terlibat dalam produksi kopi mahal tersebut. Rumor ini adalah tentang haramnya kopi luwak. Bahkan, hukum haram ini sempat membawa nama MUI yang berwenang mengeluarkan fatwa. Sempat beredar kabar, kopi luwak dinilai haram karena biji kopi ini berasal dari proses rekayasa alamiah (fermentasi) dari perut luwak atau musang. Biji ini lantas keluar bersamaan dengan kotoran hewan tersebut. Persoalan inilah yang sebenarnya memancing keraguan halal atau haramnya kopi luwak. Di satu sisi, kopi luwak dianggap haram karena tercampur najis dengan kotoran. Di sisi lain, kopi luwak dinilai halal jika bijian kopi tersebut dibersihkan dengan air mutlak secara seksama terhadap kotoran yang melekatinya.</p>
<p>Karena rumor itu mengandung dua sisi yang berseberangan sehingga menimbulkan kebingungan sebagian masyarakat, MUI pun kemudian mengeluarkan fatwa halal terhadap kopi luwak. Seperti yang diberitakan detik.com (Senin 19/7/2010), Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam menyatakan bahwa kopi luwak halal apabila disucikan terlebih dahulu.</p>
<p>Tentu saja keluarnya fatwa ini melalui pembahasan yang matang, baik dari sisi ilmu fikih, maupun dari sisi ilmiah. Dari sisi fikih, kopi luwak dinilai halal karena beberapa sebab. Dr KH Ahmad Munif Suratmaputra MA (anggota Komisi Fatwa MUI Pusat) menyebutkan alasannya dalam tulisannya di Harian Republika. Menurutnya, biji-bijian yang keluar bersaman kotoran atau muntah hewan hukumnya tidak najis (mutanajis). Syaratnya, biji-bjian tersebut keras, masih utuh, dan tidak berubah. Indikasinya, jika biji-bijian itu ditanam, ternyata akhirnya bisa tumbuh, maka, biji-bijian tersebut halal dimakan. Nah, jika tidak utuh lagi dan berubah, berarti biji-bijian itu najis alias tidak boleh dimakan.</p>
<p>Jadi, najis atau tidaknya kopi luwak bergantung dari hasil prosesinya cara pembersihannya. Ahmad Munif menambahkan, jika biji kopi tadi keluar dari perut luwak secara bersamaan dengan kotorannya dalam kondisi utuh dan dipastikan tidak ada kotoran luwak yang merembes ke dalam biji kopi tersebut, maka kopi itu tidak najis. Biji ini hanya bersentuhan saja dengan kotoran yang bisa disucikan  dengan cara dicuci dengan air mutlak. Hal ini akan membuat hilang ketiga macam sifat yang menajiskannya, yakni warna, rasa, dan bau kotoran luwak.</p>
<p>Selain dari MUI, persoalan kopi luwak ini ditanggapi juga oleh anggota Dewan Pakar Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), Muhammad Arifin. Menurutnya, MUI bisa mengeluarkan  fatwa halal atau haram terhadap kopi luwak, pastinya karena  menilai dari prosesnya, apakah najis atau tidak. “Tetapi kalau ternyata tidak mengalami perubahan kimia atau jika ditanam masih bisa tumbuh, maka itu tidak haram. Juga apabila setelah biji kopi itu dibersihkan dari kotoran luwak tidak lagi kotor atau najis, maka tentunya itu halal. Saya kira di situ persoalannya,” kata Arifin.</p>
<p>Mengenai keluarnya fatwa, Arifin pun menambahkan bahwa ulama mensyaratkan dasar hukum langsung maupun tidak langsung—di dalam al-Qur’an dan/atau hadits, atay ijtihad ulama sebelumnya.  Hal ini disebutkan dengan kaidah hukum Islam: Wal-Aslu Baqau Ma Kana &#8216;ala Ma Kana. (Pada dasarnya, segala sesuatu itu dihukumi sesuai dengan hukum asalnya [yang telah ada padanya]).  Demikian, wallâhu a’lam (yogira)</p>
<p>Sumber Foto : Bantenpost</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fmengapa-kopi-luwak-dihalalkan%2F&amp;linkname=Mengapa%20Kopi%20Luwak%20Dihalalkan%20%3F">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/mengapa-kopi-luwak-dihalalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Ciptaan Allah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/keajaiban-penciptaan-allah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/keajaiban-penciptaan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 03:05:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>
		<category><![CDATA[penciptaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9850</guid>
		<description><![CDATA[“Mana yang lebih dulu, ayam atau telur?” Itulah teka-teki klasik yang sampai saat ini masih populer. Menariknya, teka-teki tersebut sudah terjawab secara ilmiah. Jawabannya: ayam!. Jawaban dari kesimpulan ilmilah ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“Mana yang lebih dulu, ayam atau telur?” Itulah teka-teki klasik yang sampai saat ini masih populer.  Menariknya, teka-teki tersebut sudah terjawab secara ilmiah. </strong></p>
<p>Jawabannya: ayam!. Jawaban dari kesimpulan ilmilah ini ditetapkan oleh para ilmuwan dari universitas Sheffield, Inggris.  Seperti berita yang dilansir Antara News (Kamis 15 Juli 2010), para peneliti tersebut menemukan bahwa pembentukan telur bergantung pada satu protein yang hanya ditemukan di indung telur ayam. Protein itu dinamakan ovucledidin-17 atau OC-17. Untuk menemukan jenis protein ini, para ilmuwan berminggu-minggu meneliti indung telur ayam yang mengandung protein itu dengan komputer canggih.<br />
<span id="more-9850"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/ayamtelur.jpg"><img class="aligncenter" title="ayamtelur" src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/ayamtelur-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Menurut salah seorang peneliti, Profesor John Harding mengatakan, dengan penelitian ini, mereka jadi paham bagaimana ayam membuat kulit telur. “Alam telah menghasilkan solusi inovatif dalam berbagai masalah tentang materi dan teknologi. Sebenarnya kita dapat belajar banyak dari alam,” kata Harding.</p>
<p>Hasil penemuan luar biasa mengenai asal-usul ayam atau telur tadi,  hanyalah setitik dari sekian banyaknya keajaiban di alam semesta alam. Kalau kita berpikir sederhana, meneliti asal-usul ayam dan telur saja manusia membutuhkan waktu yang lama dan peralatan canggih, berikut ilmuwan yang berpengalaman. Apalagi kalau kita ingin menyingkap teka-teki lainnya yang lebih rumit dan sulit dijangkau akal, mampukah manusia untuk melakukan semuanya?</p>
<p>Alam semesta dan isinya ini memang ajaib. Hal sepele seperti ayam saja bisa menjadi sesuatu yang luar biasa jika manusia berhasil mengungkapkannya. Tak heran kalau John Harding tadi mengatakan bahwa manusia harus belajar banyak dari alam. Pernyataan ini sebenarnya bermakna religius bahwa umat manusia tak ada apa-apanya dibanding banyaknya ciptaaan Tuhan.  Kita meyakini di balik penciptaan-Nya, masih banyak keajaiban yang belum terungkap alias masih tersembunyi.</p>
<p>Imam al-Ghazâli menulis, “Ketersembunyian-Nya disebabkan oleh kejelasan-Nya  yang luar biasa, dan kejelasan-Nya yang luar biasa disebabkan oleh ketersembunyian-Nya. Cahaya-nya adalah tirai cahaya-Nya, karena semua yang melampui batas akan berakibat sesuatu yang bertentangan dengannya,” Karenanya, M. Quraish Shihab dalam bukunya bertajuk Dia Dimana-mana (“tangan” Tuhan di balik setiap fenomena) menyebutkan, Allah hadir dimana-mana. Dia azhr-Zhâhir sekaligus al-Bâthin. Dia adalah azh-Zhâhir yakni, Yang nampak dengan jelas melalui ayat-ayat di pentas alam raya ini, yang merupakan bukti-bukti wujud dan keesaan-Nya. Dia yang menunjukkan kepada kita kerajaan dan kekuasaan-Nya, dengan menyadarkan kita bahwa dalil-dalil wujud-Nya terbentang dimana-mana. Segala sesuatu yang diciptakan-Nya—walau yang bisu sekalipun—adalah hujjah yang berbicara tentang wujud-Nya. Mata tidak melihat-Nya, tetapi Dia berada di balik setiap ciptaan-Nya. Dia juga adalah al-Bâthin, yakni tersembunyi hakikat, dazt dan sifat-Nya, bukan karena tidak jelas, tetapi justru karena Dia sedemikian jelas, sehingga mata dan pikiran silau bahkan tumpul, tak mampu memandang-Nya.</p>
<p>Keterangan menurut  M. Quraish Shihab tersebut bisa menyadarkan kita betapa Allah  berada di sekeliling kita dengan ciptaan-ciptaan-Nya. Jadi, sangat tidak masuk akal jika manusia mengungkap semua rahasia Allah secara rasional dan ilmiah yang memang kapasitasnya terbatas. Apalagi sesuatu yang berhubungan dengan segala penciptaan-Nya.<br />
Menurut al-Qur’an, semua benda berasal dari perintah Tuhan “kun”, jadilah. Perintah tersebut adalah ekspresi dari keinginan-Nya, rencana-Nya, dan maksud-Nya. Dengan demikian, semua hasil ciptaan-Nya adalah bagian dari diri-Nya. Hal ini berarti bahwa penciptaan dimulai bukan karena kebetulan, melainkan terjadi karena maksud yang pasti dari Tuhan. Dia tidak menciptakan sesuatu yang tidak berguna dan hanya untuk “main-main”. Penciptaan dilakukan dengan benar (haq). (sumber: Membaca Gerak Alam Semesta, Mengenali Jejak Sang Pencipta: Arie Budiman, Ahmad Jauhar Arief, Edy Nasriady Sambas.).</p>
<p>Soal rahasia dan keajaiban penciptaan Allah sebenarnya sudah diberi tanda-tanda dalam surat-surat al-Qur’an.  Banyak surat yang membahas penciptaan Allah untuk alam semesta. Di antaranya, QS. an-Nur: 45: QS. ar-Ra’d:3: QS. adz Dyariyat: 47, dan QS. Ghafir: 57. </p>
<p>Dari adanya surat-surat tentang penciptaan alam semesta, kita seyogyanya semakin kukuh akan kekuasaan-Nya. Segala penciptaanya adalah urusan-Nya yang kelak manusia ketahui di akhirat nanti. Dia adalah al Khalik dan al Baadii (Yang memiliki Mutlak sifat Pencipta). Dia adalah al Mushawwir (Yang memiliki Mutlak Sifat Yang Membentuk Rupa). SIfat-sifat Allah inilah yang sebenarnya mula dari segala keajaiban penemuan manusia sampai dewasa ini</p>
<p>“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. an-Nuur: 45). <strong>(yogira) </strong></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F19%2Fkeajaiban-penciptaan-allah%2F&amp;linkname=Keajaiban%20Ciptaan%20Allah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/19/keajaiban-penciptaan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Arah Kiblat Bisa Bergeser?</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/mengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/mengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 10:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9840</guid>
		<description><![CDATA[Baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) meralat fatwa bahwa arah kiblat tidak ke arah barat, namun ke arah barat laut (sumber : www.detik.com, Kamis 15 Juli 2010). Apakah itu adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) meralat fatwa bahwa arah kiblat tidak ke arah barat, namun ke arah barat laut (sumber : www.detik.com, Kamis 15 Juli 2010). Apakah itu adalah tanda adanya perubahan arah kiblat ?</strong></p>
<p>Sejak beberapa daerah di Indonesia terkena bencana gempa bumi, persoalan arah kiblat menjadi bahan perbincangan sebagian orang. Bahkan persoalan ini sempat menjadi perdebatan antara sejumlah ulama dengan ahli astronomi. Dan masyarakat pada umumnya. Di satu sisi, ada yang yakin arah kiblat di beberapa daerah Indonesia  berubah berdasarkan pergeseran lempeng bumi karena gempa.<span id="more-9840"></span> Di sisi lain, pergeseran lempengan bumi tidak mengubah arah kiblat karena arah kiblat ditentukan oleh jatuhnya cahaya matahari. Lantas, manakah yang harus menjadi pegangan kita ?</p>
<p>Kata ?Kiblat? berasal dari bahasa Arab, ?Qiblat,? yang artinya arah untuk menghadap. Kita mengenal Kiblat sebagai penunjuk arah shalat  menuju lokasi Ka’bah, Mekkah, yang juga disebut-sebut ?Rumah Allah? (baitullah). Selain sebagai penunjuk arah shalat, kiblat pun biasanya dipakai untuk arah kepala jenazah yang dimakamkan dan mengarahkan kepala hewan yang disembelih.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="../wp-content/uploads/2010/07/kabah.jpg"><img class="aligncenter" title="kabah" src="../wp-content/uploads/2010/07/kabah.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Secara historis yang bersumber dari wikipedia, semula kiblat mengarah ke kota Yerusalem. Makanya, menurut Ibnu Katsir, dulu Rasulullah SAW dan sahabatnya shalat menghadap ke arah Baitul Maqdis. Namun, akhirnya Rasulullah SAW lebih suka memilih kiblat shalat ke arah Ka’bah. Meskipun begitu, Rasulullah SAW seringkali melakukan shalatnya di antara dua sudut Ka’bah sehingga Ka’bah berada di antara dirinya dan Baitul Maqdis. Artinya, beliau shalat sekaligus menghadap Ka’bah dan Baitul Maqdis. Kemudian setelah menerima wahyu dari Allah, Rasulullah pun memilih Ka’bah menjadi satu-satunya kiblat untuk shalat.</p>
<p>Sejak Islam terus berkembang ke pelosok dunia, dulu sebagian besar umat sempat kebingungan untuk menentukan arah kiblat seperti yang dilakukan Rasullah. Karenanya, selama berabad-abad, sejumlah ahli matematika dan astronom muslim mencari solusi agar semua umat Muslim di dunia mempunyai  pedoman yang tepat untuk mengarahkan kiblatnya. Ilmuwan Muslim Biruni kemudian berhasil menemukan formula perhitungan yang tepat untuk arah kiblat ini bagi umat muslim di penjuru dunia. Penemuan Biruni ini akhirnya disepakati banyak ilmuwan dan ulama dengan memutuskan bahwa penentuan arah kiblat disesuaikan dengan bayangan matahari yang jatuh ke bumi. Setiap tahun ada dua hari ketika matahari berada tepat di atas Ka’bah dan arah bayangan matahari dimanapun di dunia pasti mengarah ke kiblat. Peristiwa ini terjadi setiap tanggal 28 Mei, pukul 09.18 GMT (16.18 WIB) dan 16 Juli 09.27 GMT (16.27 WIB).</p>
<p>Dengan demikian, tak mengherankan, Jumat 16 Juli ini, para ulama menyerukan agar umat muslim pada hari dan jam itu menyempurnakan arah kiblat dengan toleransi waktu selama 15 menit. Seperti berita yang dilansir detik.com, sekretaris MUI Asrorun Niam mengatakan, daerah manapun yang mampu menerima sinar matahari pada pukul itu, itulah kita bisa menera ( baca: menandakan arah kiblat). Arah lawan bayangan itulah arah kiblat berada karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah. Asrorun menegaskan, kalau arah masjid kurang pas, tidak serta merta harus membongkar masjid, tetapi cukup tinggal digeser saja sajadahnya.</p>
<p>Dari keterangan tersebut, setidaknya kita lebih tahu bahwa memang arah kiblat tidak berubah. Pasalnya, makna “berubah” konotasinya ekstrem sehingga bisa menganggap perubahan ini bisa berarti  mengarah ke belahan dunia lain, seperti ke Amerika, Negara-negara Eropa, Afrika, bahkan Antartika. Berbeda dengan makna “bergeser.” Kalau arah kiblat bergeser kurang tepat, berarti itu bisa disempurnakan atau diarahkan secara tepat. Hal ini akan menghindari kesalahpahaman bahwa adanya perubahan pada kiblat karena pergeseran lempeng bumi. Kalaupun ada, pergeseran tersebut  harus berlangsung ratusan tahun (sumber: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)/okezone.com)</p>
<p>Bahwa arah kiblat tidak berubah ditegaskan juga Dr. T Djamaluddin, dari LAPAN dan juga anggota Badan Hisab Rukyat Kementrian Agama RI. Menurutnya, arah kiblat sebenarnya tidak berubah. Yang diperlukan adalah penyempurnaan dan pemeriksaan ulang karena sebagian besar masjid atau musala arah kiblatnya ditentukan sekedar perkiraan dengan mengacu sekarang kasar arah kiblat masjid yang sudah ada atau dengan menggunakan kompas yang tidak akurat. Djamaluddin menambahkan, arah kiblat bisa ditentukan dari bayangan benda vertikal, misalnya tongkat, kusen jendela, pintu. Atau sisi bangunan. Dengan mengacu pada  dua waktu ketika matahari tepat di atas ka’bah, yang disebutkan tadi, kita bisa mencari ketepatan arah kiblat dari ujung bayangan ke arah tongkat. (yogira/wikipedia/detik.com. okezone.com/Lapan/MUI/)</p>
<p><a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/kabah.jpg"><br />
</a></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F15%2Fmengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser%2F&amp;linkname=Mengapa%20Arah%20Kiblat%20Bisa%20Bergeser%3F">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/15/mengapa-arah-kiblat-bisa-bergeser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Latihan&#8221; Puasa Ramadhan di Bulan Sya’ban</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/14/latihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%e2%80%99ban/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/14/latihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%e2%80%99ban/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 02:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>
		<category><![CDATA[latihan puasa]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[syaban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9805</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa, kurang dari sebulan lagi, insya Allah umat muslim akan menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Sebelum tiba saatnya, biasanya umat muslim mempersiapkan diri dengan berpuasa sunnah atau berpuasa untuk meng-qodho [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tak terasa, kurang dari sebulan lagi, insya Allah umat muslim akan menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Sebelum tiba saatnya, biasanya umat muslim mempersiapkan diri dengan berpuasa sunnah atau berpuasa untuk meng-qodho puasa ramadhan tahun lalu. Persiapan diri ini lebih tepat dijalankan pada Bulan Sya’ban sekarang ini.<br />
</strong><br />
Dalam tahun hijriah, Sya’ban jatuh sebelum bulan Ramadhan atau sesudah bulan Rajab.  Banyak ulama berpendapat bahwa Sya’ban adalah bulan “pemanasan” menjelang Ramadhan. Artinya, bulan ini adalah momen yang tepat untuk menyucikan ruhani dengan menjalani sejumlah ibadah, terutama ibadah puasa sunnah. <span id="more-9805"></span> Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari, Aisyah ra menceritakan bahwa Rasulullah saw biasanya banyak berpuasa di bulan Sya’ban. Salah satu alasannya, Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk menjalankan ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib, dalam konteks ini Puasa Ramadhan. Kalau dianalogikan, berpuasa di bulan Sya’ban sama halnya dengan shalat sunnah sebelum shalat lima waktu atau shalat sunnah rawatib. Jadi, orang yang berpuasa di bulan Sya’ban, insya Allah bisa menyempurnakan puasa wajib di Bulan Ramadhan.<br />
<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/clean-water.jpg"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/clean-water-300x300.jpg" alt="" title="clean-water" width="300" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-9806" /></a><br />
Meskipun Sya’ban merupakan momen yang tepat untuk ‘latihan’ berpuasa wajib, sebagian ulama melarang orang yang berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan tiba. Sebab hal itu akan membiaskan penanggalan awal mula Puasa Ramadhan sekaligus akan menyebabkan persiapan fisik kurang terkontrol karena tidak ada jeda waktu untuk pemulihan badan. Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, yang terjemahannya:  “Janganlah mendahulukan Ramadhan dengan sehari atau dua hari berpuasa kecuali jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa, maka berpuasalah.” (HR. Muslim).<br />
Selain bisa digunakan untuk memperbanyak pahala dengan ibadah puasa sunnah, momen Sya’ban pun biasanya dimanfaatkan untuk membayar puasa wajib tahun sebelumnya (qodho) atau dengan cara membayar tebusan dalam bentuk lain (kafaroh).</p>
<p>Soal waktu yang tepat untuk menjalankan puasa ini, beberapa ulama menganjurkan bahwa ibadah puasa lebih tepat dilangsungkan pada pertengahan Sya’ban (Nishfu Sya’ban) dengan alasan, pada malam itu adalah waktu diturunkannya al-Qur’an. Tapi beberapa ulama lain berpendapat berbeda bahwa siapapun yang ingin berpuasa Syab’an bisa di awal atau di akhir, kecuali sehari atau dua hari sebelum menginjak bulan Ramadhan.</p>
<p>Seperti bulan Islam lainnya, Sya’ban pun termasuk bulan yang mulia. Banyak keutamaan dari bulan ini, salah satunya bulan yang baik untuk memohon banyak doa kepada Allah Swt. Menurut berbagai sumber literatur, Bulan Sya’ban adalah momen diangkatnya amal manusia ke langit. Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk pembersihan diri agar  bisa menyempurnakan kesucian bulan Ramadhan sampai Idul Fitri.  Demikianlah wallâhu a’lam [yogira]</p>
<p>Sumber foto : iStockImage</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F14%2Flatihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%25e2%2580%2599ban%2F&amp;linkname=%26%238220%3BLatihan%26%238221%3B%20Puasa%20Ramadhan%20di%20Bulan%20Sya%E2%80%99ban">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/14/latihan-puasa-ramadhan-di-bulan-sya%e2%80%99ban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shalat “Darurat” Sebagai Janji kepada Allah</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/12/shalat-%e2%80%9cdarurat%e2%80%9d-sebagai-janji-kepada-allah/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/12/shalat-%e2%80%9cdarurat%e2%80%9d-sebagai-janji-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 12:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>
		<category><![CDATA[isra miraj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9786</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang seharusnya kita lakukan jika kita akan shalat dalam situasi kemacetan di perjalanan? Inilah pertanyaan yang menjadi persoalan sebagian muslim dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari. Kita mengenal Isra Mi’raj sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa yang seharusnya kita lakukan jika kita akan shalat dalam situasi kemacetan di perjalanan? Inilah pertanyaan yang menjadi persoalan sebagian muslim dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kita mengenal Isra Mi’raj sebagai peristiwa penting. Kejadian Isra Mi’raj adalah pangkal dari turunnya perintah menuaikan shalat lima waktu. Tak mengherankan, dalam Islam, perjalanan Rasulullah Saw dalam Isra Mir’aj dianggap sebagai mu’jizat karena tidak seorang pun bisa melakukannya. Begitu berharganya Isra Mi’raj, Rasulullah Saw pun mengingatkan para pengikutnya agar wajib melestarikanya tidak hanya dalam momen peringatan tahunan semata.</p>
<p><span id="more-9786"></span>Lebih dari itu, Isra Mir’aj harus dilestarikan secara terus menerus dengan ibadah shalat. Sebab nilai-nilai sejarah Isra Mi’raj tidak bisa lepas dari aktivitas shalat. Dalam Islam, tidak ada ibadah yang diserahkan secara langsung kepada Rasulullah Saw, kecuali ibadah shalat. Sedangkan ibadah lainnya Allah menyerahkanya melalui malaikat Jibril terlebih dahulu.</p>
<p>Ini artinya, shalat sangat berdimensi spiritual yang lebih pribadi antara umat Islam dengan Sang Pencipta-Nya.  Jika seseorang menjalankan shalatnya dengan baik, banyak ulama sepakat bahwa ibadah-ibadah lainnya akan ikut baik. Shalat pun bisa menjadi parameter dasar akhlak manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bukankah Allah berfirman, yang terjemahanya,  “<em>sesungguhnya shalat pasti akan mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar”</em> (QS. al- Ankabuut: 45).</p>
<p>Namun, dalam rutinitas sehari-hari, mungkin sebagian orang menilai shalat menjadi sesuatu yang “sulit” dan “membebani,” terutama mengenai jatuh waktu shalat wajib. Fakta ini seringkali terjadi di kehidupan perkotaan, yang dinamika kehidupan duniawinya lebih terasa daripada dinamika spiritual. Salah satu fakta yang sering menjadi persoalan adalah “bagaimana kita bisa menuaikan ibadah shalat sedangkan situasi sangat tidak memungkinkan karena beberapa alasan, seperti macet dalam perjalanan.</p>
<p>Sebenarnya situasi tersebut bukanlah persoalan berat. Justru yang jadi persoalan adalah seberapa kuat niat kita untuk menunaikan shalat. Islam sebenarnya sudah memberikan kelonggaran kepada muslim yang akan menunaikan shalat wajib, yakni dengan jama’ dan qosor meskipun sampai saat ini sebagian ulama masih berbeda pendapat soal kelonggaran ini terkait masalah jarak tempuh dan urusan pelaku shalat.  Namun sebagai muslim, alangkah lebih baik kalau kita tidak menunda-nunda shalat sampai akhir kecuali benar-benar darurat dan tidak bisa dikompromikan lagi. Misalnya, dalam kemacetan. Kalau kita sudah bisa memperkiraan kemacetan di suatu daerah antara jam 15 sampai jam 18, sedangkan kita dalam rentang itu ada waktu Ashar, kita bisa menggabungkan shalat Ashar di waktu Zuhur. Demikian pula kalau kita terjebak kemacetan saat waktu maghrib, kita bisa menggabungkannya pada pada shalat Ashar. Lantas, bagaimana kalau kemacetan itu terjadi dari siang sampai malam hari?  Allah Maha tahu dengan niat kita. Jadi, kita diperbolehkan shalat dalam mobil dengan cara tayamum.</p>
<p>Sekali lagi, keringanan tersebut bisa dijalankan apabila benar-benar darurat, bukan sengaja didaruratkan.  Dalam ibadah shalat, Allah mempermudah urusan bagi umatnya, tinggal bagaimana kita menepati janji untuk berkomunikasi dengan-Nya dalam waktu yang sudah ditetapkan.</p>
<p>“<em>Sesungguhnya sholat itu adalah suatu yang telah ditetapkan waktunya bagi kaum mu’minin.”</em> (<strong>Surah An-Nisaa’: 103</strong>). <strong>(yogira)</strong></p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F12%2Fshalat-%25e2%2580%259cdarurat%25e2%2580%259d-sebagai-janji-kepada-allah%2F&amp;linkname=Shalat%20%E2%80%9CDarurat%E2%80%9D%20Sebagai%20Janji%20kepada%20Allah">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/12/shalat-%e2%80%9cdarurat%e2%80%9d-sebagai-janji-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marokko dalam Sepakbola Belanda</title>
		<link>http://www.alifmagz.com/2010/07/11/marokko-dalam-sepakbola-belanda/</link>
		<comments>http://www.alifmagz.com/2010/07/11/marokko-dalam-sepakbola-belanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 04:44:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agushery</dc:creator>
				<category><![CDATA[This Friday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alifmagz.com/wp/?p=9771</guid>
		<description><![CDATA[Marokko dikenal sebagai negeri muslim di kawasan Afrika Utara. Sebagian orangnya berimigrasi ke beberapa negara Eropa. Belanda adalah salah satu negara yang dihuni warga keturunan bangsa tersebut. Sebagian di antaranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Marokko dikenal sebagai negeri muslim di kawasan Afrika Utara. Sebagian orangnya berimigrasi ke beberapa negara Eropa. Belanda adalah salah satu  negara yang dihuni warga keturunan bangsa tersebut. Sebagian di antaranya kini menjadi pemain sepakbola profesional.<br />
</strong><br />
Tim sepakbola Belanda boleh berbangga masuk putaran Final Piala Dunia 2010. Tim nasional ini banyak mendapat dukungan dari seluruh penjuru dunia, terutama dari negeri-negeri yang bangsanya ada hubungan sejarah dengannya, seperti Indonesia, Suriname, dan Marokko  . Banyak warga keturunan dari tiga bangsa ini yang hidup di Belanda. Mereka menjadi karyawan biasa, pengusaha, politikus, pengajar, sampai sebagai pemain olahraga.<br />
<span id="more-9771"></span><br />
<a href="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/Maroko.jpg"><img src="http://alifmagz.com/wp/wp-content/uploads/2010/07/Maroko.jpg" alt="" title="Maroko" width="420" height="275" class="aligncenter size-full wp-image-9772" /></a><br />
Dari tiga negara tersebut, Marokko lah salah satu negara yang begitu lekat dalam konteks kehidupan muslim di negeri Belanda. CBS, semacam badan statistik di Belanda menyebutkan ada sekitar 300 ribu orang Marokko yang hidup di Belanda. Orang-orang ini hidup dalam komunitas muslim, seperti halnya orang-orang keturunan Turki.</p>
<p>Nah, dalam dunia sepakbola, mereka pun memberikan andil bagi Belanda. Sebut saja Robin van Persie, Khalid Boulahrouz, dan Ibrahim Afellay. Ketiga pemain ini ikut mengharumkan negeri Belanda sebagai pemain nasional dalam ajang Piala Dunia 2010.  </p>
<p>Ternyata tidak hanya van Persie, Boulahrouz dan Affellay sebagai pesebakbola keturunan Marokko yang sudah menjadi warga Belanda. Masih banyak orang keturunan negeri “Magribi”  ini membela klub sepakbola dengan identitas bangsa Belanda. Di antaranya : Ismail Aissati (klub sepakbola Ajax, Belanda), Nazar Barazite (Arsenal, Inggris),  Moestafa el Kabir (NEC Nijmegen, Belanda), Nordin Amrabat (PSV Eindhoven, Belanda), dan Rachid Bouaouzan (Wigan Athletic, Inggris).</p>
<p>Sejumlah pemain keturunan Marokko itu baru sebagian disebut. Masih banyak pemain lainnya yang merumput di Eradivisie (sebutan Liga Belanda). Memang mereka belum memperlihatkan kegemilangannya sebagai syarat pemain nasional. Tapi suatu saat, bisa jadi di antaranya ada yang terpilih untuk memperkuat tim Belanda, maupun Marokko, tergantung kesepakatan dua negara bersangkutan dan pemainnya dalam urusan naturalisasi (pilihan hak kewarganegaraan).</p>
<p>Salah satu pemain Belanda berbakat keturunan Marokko yang kini menjadi perhatian adalah Nazar Barazite. Pemain Arsenal ini berhasil memincut pelatih Arsene Wenger sebagai pemain pelapis tim inti. Wenger akan terus memantau perkembangan Barazite agar menjadi pemain utama yang memang sekarang dihuni pemain-pemain kelas dunia, salah satunya Van Persie.</p>
<p>Barazite adalah pemain muda kelahiran Nijmegen, Belanda, 27 Mei 1990. Barazite mulai bergabung dengan Arsenal sejak tahun 2006 setelah ditransfer dari klub NEC Nijmegen. Pemain tengah ini, kini termasuk juga pemain nasional Belanda U-17.</p>
<p>Barazite adalah salah satu contoh pemain sepakbola terkini yang sedang menanjak. Sedangkan sebelum era van Persie dan Boulahrouz, ada pemain keturunan Marokko yang juga terkenal, tapi sekarang sudah pensiun. Dia adalah Mohammed Allach. Pesekbakbola kelahiran Den Haag, 20 September 1973 ini bersinar di klub FC Gronigen pada tahun 2000. Setelah itu, dia lebih banyak berkutat di dunia kepelatihan. </p>
<p>Itulah contoh beberapa pesebakbola Marokko yang tinggal di Belanda. Bagi mereka, Belanda adalah negeri yang menjanjikan dalam urusan karir sepakbola. Selain pemain keturunan Marokko, pemain muslim keturunan Suriname dan Indonesia pun pernah merasakan kesuksesan di sepakbola Belanda. Di antaranya : Aaron Mohamed Winter (Suriname) dan Irfan Bachdim (Indonesia). Winter adalah pemain nasional era 90-an. Selain pernah bermain di Liga Belanda (klub Ajax dan Utrecht), dia pun pernah bermain di Liga Itali dengan memperkuat klub Lazio. Sementara Bachdim adalah pemain belia yang baru saja merumput di klub Utrecht tingkat pemula, tapi kabarnya kini diminati klub-klub di Indonesia. (yogira/wikipedia/KNVB/ wijblijvenhier.nl)</p>

<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F" layout="button_count" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_buzz?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda" title="Google Buzz" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/google_buzz.png" width="16" height="16" alt="Google Buzz"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda" title="Twitter" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/twitter.png" width="16" height="16" alt="Twitter"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://www.alifmagz.com/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fwww.alifmagz.com%2F2010%2F07%2F11%2Fmarokko-dalam-sepakbola-belanda%2F&amp;linkname=Marokko%20dalam%20Sepakbola%20Belanda">Share</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.alifmagz.com/2010/07/11/marokko-dalam-sepakbola-belanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
