Buah Kebenaran

Posted on Posted in Hikayat

Sesaat sebelum meninggalkan kampung halamannya menuju ke Baghdad untuk belajar, Abu Yazid al-Bhistami dipesan oleh ibunya : “Anakku, jangan berbohong”. Dalam perjalanan bersama rekannya, mereka dihadang oleh perampok. Semua ditanya tentang bekal yang dibawanya dan semua berbohong kecuali Abu Yazid. Setelah diperiksa oleh perampok ternyata bahwa hanya Abu Yazid yang berkata benar. Ia ditanya :

“Mengapa kau tidak berbohong?”
“Ibuku berpesan agar jangan berbohong.”

Mendengarnya, para perampok tersebut menjadi iba dan membiarkannya pergi tanpa diambil sedikit pun bekalnya.

(Diambil dari Yang Sarat dan Yang Bijak karya M. Quraish Shihab)