Bagaimana Islam Memainkan Peran Penting dalam Astronomi & Navigasi

Posted on Posted in Islam in the World

Kita sulit membayangkan tata surya sebelum teleskop ditemukan. Dan Jim al-Khalili menyingkap bagaimana ulama Islam memainkan perannya yang signifikan dalam bidang navigasi dan astronomi, dan pengaruhnya para astronom di era renaissance.

Di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan dan Sains Islam di Istambul Turki kitIn this episode of Science in the Golden Aa akan diajak untuk kembali abad 9.

Di padang Qatar, Ali Sultan al-Hajri, seorang baduy juga pengusaha, meunjukan bagaimana bintang dan bulan mempunyai peran krusial dalam navigasi dan menajaga keutuhan waktu selama berabad-abad.

Lewat koleksi astrolab, yakni instrumen sains serbaguna yang bisa disebut sebagai komputer pada saatitu, kita akan bisa melihat kesempatan langka melihat perangkat yang begitu kompleks, sebagai salah satu astrolab paling rumit di Museum Seni Islam di Doha punya peran.

astrolab

Di bidang luar angkasa, kita bisa melihat kehidupan astronom Persia, yakni al-Tusi, sebagai salah satu astronom yang punya banyak pengaruh bagi astronom berikutnya termasuk Copernicus, seorang ilmuwan di abad renaissance yang memformulaskan model tata surya kita dengan matahari sebagai pusat dan planet-planet yang mengitarinya.

Astronom Persia, al-Biruni merancang metode cerdik untuk mengukur keliling bumi, yang memungkinkannya membuat perhitungan yang akurat, kurang dari 1 persen sebagai batas keakuratan yang kita kenal saat ini.