Harris J, Idola Baru Pop Muslim di Barat

Posted on Posted in Islam in the World

harris-j

Sudah lihat aksi Harris J., dalam salah satu videoklipnya yang kini sudah dilihat jutaan kali di Youtube? Sekilas mungkin saja kita salah dengan menerkanya sebaga anggota One Direction yang lekat dengan gaya rambutnya yang unik. Ternyata aksi pemuda berusia 18 tahun ini telah memikat pihak rekaman ‘Awakening Records’ di Inggris -yang mengususkan musik islami- setelah Harris J menjadi pemenang di kontes media sosial yang mereka kelola di tahun 2013.

Kini, Harris J. memutuskan untuk berlari menggapai mimpinya untuk menciptakan karya yang bisa mengekspresikan kecintaanya kepada agama Islam. Dia uga ingin menggunakan musik sebagai alat untuk melawan persepsi buruk atas agama yang dianutnya ini.

Debut album Harris J, Salam (yang artinya “damai”) telah dirilis bulan lalu, dan singlenya berjudul “Assalamu Alaikum,” telah mencapai angka 3 juta pemirsa di Youtube sendiri. Dalam salah satu sesi wawancara dengan All Things Considered perihal perjalanan musiknya, berikut kutipannya :

Mengapa memilih arus musik pop untuk syiar Islami?

“Aku hanya ingin bermusik yang ringan dan tidak perlu repot seperti halnya menjelaskan mengenai bahaya narkoba dan sebagainya, tapi membicarakan sesuatu yang secara moral pendengar bisa mengambil manfaat dari kehidupan sehari-harinya. Aku ingin membuat perubahan dengan musik yang kebanyakan orang -termasuk remaja- mendengarnya setiap hari.”

Apakah Islam itu menurutmu?

“Adalah sesuatu yang aku yakini hari demi hari dalam kehidupan saya. Shalat lima kali sehari. Setiap orang mengenal Islam hanya sekedar sebagai agama saja, yang bagi saya tentu tak hanya itu. Ini adalah agama yang murni dan seluruhnya mengenai kedamaian. Saat masalah datang, atau sesuatu mencemaskan datang, aku berpaling ke agamaku. Dialah sumber ketenangan dan kedamaian. Dan itulah faktor terpenting dalam hidupku.”

Pesan yang ingin disampaikan ke pendengar?

“Pesan aku pada dunia ini murni untuk menunjukan idelisme sebenar dari kepercayaan terhadap agama kami. Aku mencoba untuk menunjukan bahwa ini bukan seperti yang Anda sering lihat setiap muncul berita mengenai Islam. Ini adalah agama damai dan penuh cinta. Aku ingin perubahan yang positif.”