Wanita Muslim Pertama di Angkasa Luar, Mengajak Semua Orang Kejar Mimpinya Lewat Teknologi

Posted on Posted in Islam in the World

Anousheh Ansari, adalah wanita muslim pertama yang pernah menikmati indahnya luar angkasa, dengan dukungan dana dari ibunya. Dia adalah seorang ahli komputer, insinyur dan juga seorang entrepreneur. Keluarganya pindah ke Amerika pada tahun 1984.

Dari kecil dia bercita-cita ingin pergi ke angkasar luar. Sangat ingin tahu misteri yang ada di sana, dan mencari tahu apa yang ada di sana. Namun, tak pernah terbersit dalam hatinya dia benar-benar sanggup mengejar mimpinya suatu hari nanti.

Selepas menikah, bersama suaminya mereka masuk ke bisnis telekomunikasi dan mendirikan Telecom Technologies pada 1993. Tahun yang sama saat Mosaic, perambah web pertama diluncurkan.

Beberapa tahun setelah perusahannya bertumbuh, mereka mengembangkan cara untuk berkomunikasi via suara dengan jaringan internet. Pada 2001, saat gelombang dotcom mulai turun di Amerika, Telecom Technologies bergabung dengan Sonos Networks, sebuah perusahaan yang mengembangkan infrastuktur suara berbasis IP.

Pada 2006 akhirnya dia punya kesempatan mewujudkan mimpinya menjadi nyata, saat dia diminta untuk membantu pengembangan eksplorasi ke ruang angkasa dengan roket Soyuz TMA-9.

Anousheh Ansari

Ia pergi ke Rusia, untuk mengikuti sesi pelatihan, dan benar saja, saat Daisuke didiskualifikasi karena alasan kesehatan, dia diminta untuk menggantikannya.

Selama delapan hari di luar angkasa, dia memimpin beberapa ekperimen di sana. Dia juga mengirimkan tulisan di blog untuk pertama kali dari stasiun luar angkasa internasional.

Sepulangnya dari tugas di luar angkasa, dia membagi pengalamannya, bahwa mengangkasa membuatnya menjadi lebih rendah hati dan menyadari bahwa dunia itu begitu luas, dan kita hanya bagian yang sangat kecil dari itu. Hal ini juga membuatnya mampu berpikir jernih, bahwa apa yang selama ini kita khawatirkan sama sekali tak sepadan. Saat kita bisa menentukan prioritas dalam hidup, saat paham mana yang penting dan mana yang tidak.