Arti Mukjizat

Posted on Posted in Kid's Question

kids_1_ed29T: Apa yang dimaksud dengan mukjizat? Apakah setiap orang bisa melakukan mukjizat?

Nina, 10 thn,
Kelas V SDN Negeri Jati Asih II
Bekasi

J: Mukjizat adalah satu peristiwa yang luar biasa [di luar hukum sebab dan akibat yang kita ketahui] yang terjadi pada diri seorang nabi sebagai bukti kenabiannya. Mukjizat terjadi sebagai bukti bagi mereka yang meragukan kebenaran informasi terhadap orang yang mengaku nabi atau utusan Tuhan. Di sini Allah swt menganugerahkan kepada utusan-Nya itu bukti-bukti yang berbentuk mukjizat, yang dapat meyakinkan mereka yang ragu. Bukti tersebut dipaparkan sang nabi sebagai tantangan, seraya seakan-akan menyatakan, “Kalau kalian meragukan kebenaranku sebagai nabi, buatlah seperti yang kubuat atau kupaparkan seizin Allah ini!” Tentu saja tidak semua orang dapat melakukan mukjizat tanpa adanya anugerah dari Allah. Mukjizat khusus diberikan kepada para nabi sebagai salah satu bukti kenabiannya.

Coba saja kau simak mukjizat yang dianugerahkan Allah pada kaum Tsamud [umat Nabi Shâlih]. Kaum Tsamud amat mahir dalam bidang seni pahat memahat. Batu-batu gunung pun mereka pahat dengan sangat indah, sehingga hasil pahatan mereka bagaikan sesuatu yang hidup. Allah kemudian memberikan mukjizat berupa keluarnya seekor unta dari sebuah batu yang benar-benar hidup. Di sini, batu, ‘dipahat’ dalam bentuk unta betina sehingga unta tersebut bukan saja ‘bagaikan’ hidup, melainkan benar-benar hidup, sehingga mereka dapat melihat dan merasakan sendiri.

Mintalah ayah atau bunda membukakan dan membacakan surat al-Isrâ’ [17]: 59 padamu. Di situ nyata tertulis mengenai keajaiban ini yang memang dianugerahkan khusus kepada kaum Tsamud agar kaum Tsamud kian memercayai adanya Allah swt. Yaitu mukjizat Nabi Salih waktu memberikan peringatan kepada kaumnya. Akan tetapi kaumnya telah berbuat aniaya dengan menyembelih dua onta betina yang merupakan bukti itu, sehingga akhirnya Allah membinasakan mereka.

Tak hanya itu. Simak saja kisah yang lain, yaitu kisah Nabi Mûsâ as yang umatnya merasa amat mahir dalam bidang sihir menyihir. Namun ternyata Nabi Mûsâ diberi mukjizat oleh Allah dengan beralihnya tongkat menjadi ular dan menelan semua tali temali para tukang sihir yang tadinya telah mereka buat sehingga tampak sebagai ular-ularan.

Mukjizat Nabi Mûsâ as di atas juga menunjukkan pada umat bahwa tidak ada satu kekuatan pun yang melebihi kekuatan yang diberikan Allah swt kepada para nabi yang telah dipilihnya. Sayangnya Fir’aun sendiri yang menyaksikan mukjizat tersebut tetap mengingkari Mûsâ as sebagai nabi Allah swt, bahkan menuduh Mûsâ as sebagai guru para tukang sihir [QS Thâhâ [20]: 71]. Bagaimana dengan engkau? Percayakah engkau pada mukjizat dari Allah swt? « []

Bahan:

  • M. Quraish Shihab menjawab…1001 soal keIslaman yang patut Anda ketahui – M. Quraish Shihab
  • Ensiklopedi Islam untuk Pelajar jilid 4
  • Tafsir Al-Mishbah volume 7 & 8

Box
Bagi adik-adik yang ingin mengirimkan pertanyaan, silakan kirim surel ke redaksi@alifmagz.com dengan subyek: Kid’s Question. Sertakan juga foto dan data diri [nama, usia, kelas, sekolah]. Buat yang pertanyaannya dimuat, ALiF akan mengirimkan bingkisan menarik untuk kalian.