DA’I

Posted on Posted in Lexicon

Kata dâ’i adalah ism fâ’il [kata yang menujuk kepada makna pelaku] dari da’â – yad’û – da’wan atau da’watan, du’â’an, dan da’wâ. Asal makna da’â, menurut Ibnu Faris, ialah ‘memalingkan sesuatu kepada diri kita melalui suara atau pembicaraan’. Ibrahim Anis mengartikan da’â sebagai ‘menuntut kehadiran sesuatu atau mengharap­kan kebaikan’. Dalam bahasa Indonesia, diartikan ‘berseru, menyeru, me­mohon, atau berdoa’. Memohon sesuatu kepada Allah swt. disebut doa, sedangkan mengajak kepada kebajikan disebut dakwah. Orang yang berdoa atau berdakwah disebut dâ’i atau ad-dâ’î.

Kata lain yang seasal dengan dâ’iyy ialah da’î, di’âyah, dan ad-dâ’iya. Da’îyy yaitu anak angkat atau anak yang nasabnya dinisbahkan kepada orang selain ayahnya. Jamaknya ialah ad’iyâ’. Di’âyah berarti ‘propaganda pada suatu aliran atau pendapat melalui tulisan atau pem­bicara­an’. Ad-Dâ’iyah berarti ‘motif’ atau ‘pendorong’.

Dalam Al-Qur’an kata dâ’i disebut tiga kali; QS Al-Baqarah [2]: 186, serta QS Al-Qamar [54]: 6 dan 8. Kata dâ’iya disebut empat kali; QS Thâhâ [20]: 108, QS Al-Ahzâb [33]: 46, dan QS Al-Ahqâf [46]: 31-32. Kata du’â’ disebut duapuluh kali. Kata da’wah disebut enam kali. Kata da’wâ disebut empat kali. Kata ad’iyâ’ – bentuk jamak – disebut dua kali. Dalam bentuk fi’l mâdhî [kata kerja lampau] kata itu disebut 25 kali, sedangkan dalam bentuk fi’l mudhâri’ [kata kerja masa kini dan akan datang] disebut 111 kali dan bentuk fi’l amr [kalimat perintah] disebut 32 kali.

Kata dâ’i dalam QS Al-Baqarah [2]: 186 berkaitan dengan pernyata­an Tuhan bahwa Dia dekat kepada hamba-Nya dan mengabulkan permohonan orang yang berdoa. Kata dâ’i di dalam QS Al-Qamar [54]: 6 dan 8 serta kata dâ’iya di dalam QS Thâhâ [20]: 108 berkaitan dengan keadaan hari kiamat. Ketika itu ada malaikat yang menyeru, lalu mereka mengikuti seruan malaikat tersebut. Kata dâ’iya di dalam QS Al-Ahzâb [33]: 46 berhubungan dengan misi Nabi, yaitu menyeru manusia kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi.

Kata dâ’iya di dalam QS Al-Ahqâf [46]: 31-32 berkaitan dengan penyiaran Al-Qur’an kepada golongan jin. Mereka berkata kepada kaumnya, “Hai kaum kami, perkenan­kanlah [seruan] orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.” «

»kata-kata di Lexicon diambil dari Ensiklopedia Al’Qur’an terbitan Lentera Hati.