Masjid Merah Putih dari Srilangka

Posted on Posted in Oase

Srilanka ternyata menyimpan pesona sebuah masjid berwarna merah dan putih yang memesona.

Srilangka dalam bahasa Sansekerta berarti tanah bersinar. Sebuah Negara republik dengan sebuah pulau besar dan beberapa pulau kecil di sekitarnya terletak di pesisir tenggara India. Awalnya dikenal dengan nama Kolomtota, namun dahulu para pedagang Arab mengenalnya dengan sebutan Kalamba. Hingga tahun 1972, dunia internasional mengenalnya dengan sebutan Ceylon. Kini juga dikenal dengan sebutan Kolombo.

Sekitar 75% populasi berasal dari suku Sinhala yang mayoritas beragama Budha. Kelompok besar lainnya adalah suku Tamil yang mayoritas beragama Hindu. Selama dua dekade terakhir terjadi konflik etnis antara kelompok minoritas Tamil yang dipimpin macan Tamil dan pemerintah yang masih sering timbul. Kaum muslim sendiri hanya menduduki 7% dari seluruh populasi dan kebanyakan adalah keturunan Arab dan Melayu.

Walaupun termasuk minoritas, namun di Srilanka terdapat masjid-masjid yang indah. Bahkan salah satu diantaranya menjadi perhatian karena warna dan bentuknya yang menarik. Yaitu masjid Jamiul Alfar yang terletak di perempatan jalan Pettah Bazaar.

Masjid yang satu ini memiliki warna yang tidak biasa, yaitu belang merah dan putih. Warna merahnya begitu cerah sehingga terlihat lebih menonjol jika dibandingkan dengan beberapa bangunan di sekitarnya. Masjid Jamiul Alfar juga sering disebut Samman Kottu Palli (Bahasa Tamil), Rathu Paliya (bahasa Sinhala), Masjid Adzfar (bahasa Arab) yang semua berarti masjid merah.
.
Masjid ini dibuat tahun 1908 dan diselesaikan setahun setelahnya oleh seorang arsitek, H.L. Saibo Lebbe. Masjid merah putih ini merupakan masjid tertua di Srilanka, dihiasi 14 menara. Dua diantaranya besar dan sisanya kecil membuat masjid ini merupakan salah satu bagian dari negara ini yang tidak terpisahkan. Warna merah putih menjadikan menara tampak seperti permen yang menarik hati.
Walaupun bagian luar dihiasi dengan warna yang menyolok mata, namun bagian dalam dari masjid ini ternyata berwarna hijau muda lembut yang menjamin kekhusyukan orang yang sedang berdoa di dalamnya. Pola lengkungan pada bagian atap dinding begitu indah, terdapat pada hampir tiap pintu masuk yang menghubungkan bagian halaman dalam masjid dengan ruang tempat shalat di lantai dasar. Arsitekturnya memperlihatkan kekayaan kebudayaan Islam yang dipadu dengan kemegahan bangunan kastil di Inggris.
Masjid Jamiul Alfar mengalami dua kali perombakan. Perombakan kedua yang kini masih berlangsung akan memperluas masjid ini sehingga mampu menampung 10.000 jemaah, dengan berbagai fasilitas, diantaranya lift untuk menjangkau lantai dua, tiga dan empat, serta pertokoan di bagian belakang masjid, juga aula untuk berbagai pertemuan. Masjid ini telah memainkan perannya sebagai pusat ibadah umat Islam di Srilanka dengan berbagai kegiatan dakwah yang kerap diselenggarakan di sana.[teks:esthi/Foto: Free Islamic Wallpaper, lanka.com, flickr]