Megahnya Masjid Al Saleh, Yaman

Posted on Posted in Oase

Meski sempat memicu kontroversi, namun masjid megah ini tetaplah menjadi salah satu masjid kebanggaan masyarakat Yaman.

Sebuah masjid baru nan megah dan indah baru saja diresmikan di Yaman pada Ramadhan tahun lalu. Masjid tersebut dibuat atas permintaan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh. Karena itu, masjid tersebut kerap disebut sebagai Masjid Presiden atau Masjid Al Saleh. Sayangnya, pembuatan masjid ini sempat menuai protes. Selain pembuatannya yang menelan biaya sangat besar, yaitu US$60 juta. Pembuatan Masjid Al Saleh juga dinilai sia-sia didirikan di kota tua yang sudah memiliki 100 masjid ini.

Namun di luar kontroversi tersebut, masjid ini memang benar-benar indah, dengan enam menara setinggi 100 meter, berdiri di antara kubah-kubah yang besar. Kubah utama berdiameter 28 meter dengan tinggi 22 meter. Keseluruhan bangunan masjid menempati area seluas 27.300 m2 dengan tinggi sekitar 24 meter. Ruangan utama masjid seluas 13.596 m2 dapat menampung sekitar 44.000 umat di saat bersamaan.

Masjid ini memiliki 10 pintu ke arah sisi Timur dan Barat. Lima pintu yang mengarah ke Timur membawa pengunjung ke halaman masjid tempat berwudhu. Pada atap utama terdapat lima kubah, dan empat di antaranya berdiameter 15,6 m serta tinggi 20,35 m di atas atap masjid. Sedangkan kubah yang tersisa memiliki diameter 27,4 m serta tinggi 39,6 m di atas atap.

Bangunan yang terlihat mewah ini kian indah dengan desain arsitektur Yaman tradisional dengan menampilkan ayat-ayat al-Qur’an pada dinding dan bagian samping masjid. Belum lagi lampu kristal besar yang ditempatkan di bagian tengah bangunan tiga lantai ini. Selain itu terdapat pintu berukir yang dibuat dari Burma, atap kayu dari pohon oak yang hanya terdapat di Amerika, serta karpet yang ditenun di Turki serta berasal dari bulu domba New Zealand.

Tak hanya untuk shalat, namun sebagian bangunan digunakan juga untuk ruang kelas yang terdiri dari 25 ruangan, serta perpustakaan. Masjid ini juga cukup canggih dan modern. Perhatikan saja pendingin ruangan yang terdapat pada seluruh ruangan, ditambah dengan sistem suara dan sistem televisi sirkuit teranyar untuk mempermudah umat memfokuskan perhatian pada ceramah para ulama di masjid ini. Belum lagi sistem layanan terpadu yang disediakan, serta tempat parkir luas yang dapat menampung sekira seribu kendaraan di samping taman yang indah dan luas di sekitar masjid. « [esthi]

[Box]
Tempat wisata menarik lain di Yaman
Yaman adalah sebuah negara republik berpenduduk sekira 21 juta jiwa. Negara ini berada di Timur Tengah bagian Selatan dari Semenanjung Arab, berbatasan dengan Laut Arab, Teluk Aden, Laut Merah, Oman, dan Saudi Arabia. Selain Masjid Al Saleh, Yaman memiliki beberapa tujuan wisata menarik, antara lain:

  • The Great Mosque of Sana’a [al-Jami’a L-Kabir]
    Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di dunia yang konon dibuat pada zaman Nabi Saw, sehingga diakui sebagai proyek arsitektur pertama dalam Islam. Masjid ini telah berkali-kali direnovasi, di antaranya oleh Umayyid Caliph al Walid yang membangun kembali dan memperbesar masjid tua ini.
  • Marib
    Terletak di sebelah Timur Yaman, merupakan kota kuno yang menyimpan sejarah panjang Kerajaan Saba. Sayangnya sisa-sisa bangunan telah dihancurkan saat perang pada tahun 1960. Namun reruntuhan bangunan di Marib sangat menarik untuk dilihat meski pengunjung harus menontonnya dari luar pagar. Hal yang juga unik adalah adanya waduk air yang dibuat pada abad ke-6 SM. Waduk ini dulu digunakan sebagai penyimpanan air untuk dikonsumsi maupun irigasi mengatasi kekeringan di daerah gurun pasir.
  • Suq al-Milh [Pasar Garam]
    Di pasar yang unik ini pengunjung tak hanya dapat membeli garam, namun juga roti, rempah-rempah, kain, benda-benda pecah belah, benda-benda dari perak, dan berbagai barang antik.
  • Museum Nasional di Dar al-Shukr
    Jika ingin mengetahui dan mempelajari sejarah Yaman, maka cobalah untuk singgah di museum ini. Di tempat ini terdapat benda-benda dari zaman pra Islam hingga zaman masuknya Islam. Berisi berbagai benda antik yang mewakili sejarah negeri ini di masa lalu yang dapat menambah pengetahuan pengunjung pada negara yang satu ini.
  • Rawda
    Sekitar 8 km di Selatan Sana’a terdapat kota taman yang sangat terkenal dengan anggur manisnya. Di tempat ini juga terdapat Masjid Agung Al Rawda yang didirikan sekitar 400 tahun lalu, serta Rawda Palace yang kini digunakan sebagai hotel.
  • Kota Tua Taiz
    Di daerah Selatan terdapat kota tua yang jejaknya hampir pudar dimakan modernisasi di sekitarnya. Namun di kota ini masih bisa ditemui rumah-rumah dan masjid tua dengan desain yang unik.
  • Socotra
    Pulau kecil yang unik milik Yaman ini memiliki flora dan fauna yang sama uniknya sehingga menjadikan Socotra salah satu situs warisan alam dunia yang diresmikan UNESCO tahun 2008. Salah satu tanaman langka yang dimiliki daerah ini adalah pohon darah naga atau pohon dari kelompok dracaena.

[Box]
Tips berkunjung ke Yaman:

  • Sebaiknya Friday Readers membekali diri dengan kemampuan berbicara bahasa Arab yang sangat dasar, seperti menyapa, atau bertanya. Hal ini akan memudahkan perjalanan Anda.
  • Usahakan untuk selalu membawa fotokopi paspor ke mana pun Anda pergi untuk mempermudah segala urusan.
  • Waktu terbaik untuk menjelajahi negeri ini adalah antara Oktober s/d Maret. Saat ini udara tidak terlalu panas menyengat seperti di bulan-bulan lainnya, sehingga perjalanan akan lebih menyenangkan.