Pertanyaan tentang Riba

Posted on Posted in Qur'an & Answer

Tanya:
Assalamu’alaikum, perkenalkan saya Noga. Saya mau bertanya soal riba. Saya sedang bekerja sama dengan teman saya, dan hampir masa tutup buku. Saya selaku pemodal dan teman saya selaku pengelola. Saya dapat 20% dari keuntungan. Berdasar kesepakatan bersama jika ada kerugian teman saya yang menanggung. Jadi modal saya tetap utuh. Yang ingin saya tanyakan adalah; 1. apakah sistem itu riba? 2. Jika benar riba, apakah akad kerjasama bisa diganti dengan hutang. Mengingat masa kerjasama hampir selesai? 3. jika terjadi kerugian siapa yang menanggung? Mohon pencerahannya pak.

Atas jawabanya disampaikan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

[Pertanyaan diajukan via Facebook Alif]

Jawab:
Wa’alaikumussalam wr. wb.
Dalam pandangan saya, itu tidak termasuk, karena Anda dan teman Anda sudah sepakat mengenai pembagian persentase labanya. Soal apakah persentase itu 30:70, atau 40:60, atau bahkan 80:20 seperti dalam kasus Anda, itu tidak masalah. Yang penting masing-masing pihak tidak ada yang merasa keberatan atau dirugikan. Tetapi jika teman Anda itu menawarkan akan memberi Anda nominal tertentu (katakan, misalnya, Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun) dan Anda menerima tawaran itu, itu tidak benar. Yang pertama (pembagian laba berdasarkan persentase yang disepakati) itu jelas, yang kedua (pemberian sejumlah uang) masih ada ketidakjelasan, 500 ribu itu berapa persen dari total laba yang diperoleh.

Demikian, wallahu a’lam.

[Muhammad Arifin -Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an]

===

Anda juga bisa bertanya dengan mengisi form berikut:
[easy_contact_forms fid=2]

>> Jika mengalami kesulitan dengan form di atas, pertanyaan bisa juga dikirimkan melalui pesan ke Facebook Page Alifmagz.