Pendidikan, Kebangkitan, dan Kuasa Allah swt.

Posted on Posted in This Friday

Pada bulan Mei ini, ada dua tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pertama, Hari Pendidikan Nasional yang biasa diperingati pada tanggal 2 Mei. Kedua, Hari Kebangkitan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 20 Mei.

Kedua hari besar itu sama-sama mengandung semangat kemajuan, baik bagi diri kita secara pribadi maupun sebagai satu bangsa yang terus berkembang.

Hari Pendidikan Nasional mengingatkan kita akan pentingnya pendidikan bagi perbaikan kehidupan setiap anak manusia. Pendidikan adalah kunci bagi seseorang untuk dapat meningkatkan kualitas diri dan hidupnya.

Kecintaan seseorang pada bertambahnya pengetahuan, penemuan minat dan bakatnya, pemahaman yang baik akan banyak hal dalam hidupnya, peningkatan keahlian serta terbentuknya akhlak yang mulia, semua dapat dihasilkan oleh pendidikan yang baik.

Rasulullah saw. pun bersabda, “Tidak ada pemberian orangtua kepada anak yang lebih utama daripada pendidikan yang baik. (HR. Tirmidzi).

Dalam Al-Qur’an surat al-Mujadilah  ayat 11 juga disebutkan :

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

TF Pendidikan, Kebangkitan, dan Kuasa Allah swt. 040616

Sementara Hari Kebangkitan Nasional menginspirasi kita akan semangat nasionalisme dan persatuan yang harus kita pelihara untuk mewujudkan kebangkitan diri dan bangsa ini dari segala bentuk ketertinggalan.

Masih di bulan Mei ini, umat Islam juga memperingati Isra’ Mi’raj, dua peristiwa diperjalankannya Nabi Muhammad saw. dalam waktu satu malam, yaitu dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra’) dan dari bumi ke langit, sampai ke Sidratul Muntaha (Mi’raj).

Peristiwa yang menakjubkan itu hanya bisa diyakini dengan keimanan kita akan kebesaran dan kekuasaan Allah swt. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya, walau berada di luar nalar dan ilmu manusia yang begitu terbatas. Sebagaimana Rasulullah saw. diperkenankan membelah bulan, Nabi Musa as. membelah lautan, atau Nabi Ibrahim as. berada dalam kobaran api tanpa terbakar sedikit pun.

Ketiga hari besar itu seakan menunjukkan pada kita, betapa ilmu pengetahuan dan semangat untuk bangkit itu penting untuk dimiliki, namun kuasa-Nya tentu tidak boleh dilupakan.

Manusia perlu membekali dirinya dengan pendidikan yang baik, ia juga harus menyadari pentingnya berusaha dengan sungguh-sungguh serta bersinergi dengan banyak orang untuk menghasilkan manfaat yang banyak. Tetapi, penting juga untuk tetap rendah hati, meniatkan semuanya sebagai ibadah kepada-Nya, menyerahkan hasil akhir pada Dia yang Maha Kuasa. Semoga kita mampu menjadi manusia yang bersemangat menghasilkan yang terbaik, sebagai hamba yang setiap langkahnya diridhai oleh-Nya. [aca]