Nama Muchlis Hanafi, Penerjemah Sang Raja, jadi Rebutan

Posted on Posted in What's on

Seiring dengan kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia, negara ini menjadi ramai dengan berbagai kegiatan kenegaraan guna menyambut tamu agung. Segenap agenda digelar guna menyambut kunjungan raja yang terakhir terjadi pada tahun 1970 atau 47 tahun yang lalu. Dari mulai penjemputan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta hingga Istana Kepresidenan Bogor, tempat penyambutan kenegaraan dilakukan, perhatian masyarakata Indonesia sepertinya semua akur tertuju kepadanya.

Keriuhan ini ternyata juga terjadi di media sosial. Ada sosok lain yang menjadi perbincangan para netizen, yakni mereka yang aktif di media sosial. Tentu saja bukan profil kepala pemerintahan yang biasa kita lihat di televisi, atau juga pejabat pemerintahan yang biasanya menemani acara kenegaraan presiden. Namun yang menjadi perhatian tak kalah serunya adalah sosok Muchlis Hanafi, yang didaulat menjadi penerjemah saat Presiden Jokowi menjemput Raja Salman. Tak tanggung-tanggung, beliau tampak erat menemani Presiden saat memperkenalkan pembantu-pembantunya kepada sang Raja. Hingga beliau tampak semobil dengan sang Raja saat menemani Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menuju Istana Bogor.

Sontak, foto-foto Muchlis Hanafi menjadi ikut viral di berbagai media arus utama dan media sosial. Paling banyak tersebar, paling tidak menurut mesin penelusuran Keyhole.co yakni saat beliau berjalan di antara Presiden dan Raja di bandara Halim Perdanakusumah. Tercatat ada 21.556 pengguna yang memposting ke media sosial dengan kata kunci nama beliau. Dengan catatan angka ini hanya ditunjukan dari hasil penelusuran Twitter dan Instagram. Di luar itu, nama beliau juga sontak ramai diperbincangkan di Facebook.

Muchlis Hanafi

Muchlis Hanafi

Di media ini, nama Muchlis Hanafi erat dikaitkan dengan berbagai lembaga yang pernah melibatkannya. Berikut beberapa kutipannya yang terpantau Alifmagz.com :

Kakak kelas di Mesir, yang pernah mengajar BASAHA SURAT KABAR (AL-AHROM). Yang pakai kacamata di antara pak Jokowi dan Raja Salman. Selamat dipercaya sebagai penerjemah dan satu mobil dengan Raja Salman menuju Istana Bogor,” tulis Zhue Faishal Anas.

Di status lainnya, muncul ucapan selamat dari Adang Ridwana ABIOS yang menulis “Salut dan Bangga dengan Almukarrom Dr. KH. Muchlis Hanafi, MA, suami dari Ustadzah Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA, cucu Almaghfurlah Mujahid fi SabiliLlah KH. Noer Alie. Posisi beliau di tengah (tidak berpeci) antara King Salman dan Presiden. Semoga SEGERA jadi MENTERI guru.

Ucapan serupa juga muncul dari Ihya Ulumuddin Emgee, yang menambahkan “Mabrouk Guru kami semua Syeikh Dr. KH. Muchlis Hanafi, MA / tengah diantara King Salman dan Presiden Jokowi beliau adalah suami dari Ustzh. Hj. Rifqiyati Mas’ud, MA (cucu dari Pahlawan Nasional asal Bekasi KH. Noer Alie). #KamiBanggaGuru #BenMughni #BMK.

Dari Asosiasi Jurubcara Koneferensi Indonesia melalui akun Inanti Pinintakasih Diran juga menuliskan kebanggannya dengan menuliskan “Waaaaaah…melihat pak Muchlis Hanafi dan pak Abdul Wadud bertugas sebagai juru bahasa Raja Salman aku senaaaaang….. Ga ada yg lebih cocok untuk tugas negara yg maha besar ini selain kedua bapak tersebut!!!! Bangga dong…termasuk pendiri AICI (Asosiasi Jurubahasa Konferensi Indonesia) tuuuuh….

Sedangkan akun dengan nama Mabrur Syafik juga menambahkan latar belakang beliau “Beliau Ngaji tahfidz nya di PPSPA Jogja ke Syeikh Kyai Mufid Mas’ud. Mabruk ya Akhy Muchlis Hanafi.

Di akun Ribas Safari yang tinggal di Jambi, menuliskan “Keren Dr. H. Muchlis Hanafi, Lc., M.A. kakak kelas teman teman di Al Azhar Mesir, Dan Juga Senior Kami Di Pesantren Sa’adatuddarein Dulu. yang pake kacamata di antara pak Jokowi dan Raja Salman. Selamat dipercaya sebagai penerjemah dan satu mobil dengan Raja Salman menuju Istana Bogor.

“Alhamdulillah 4 alumni Gontor berperan dominan dalam kedatangan Raja Salman hari ini:
a Wamenlu AM Fachir, angkatan ’76
b Menag LHS, angkatan ’83
c Dr Muchlis Hanafi, kepala LPMA Kemenag, angkatan ’83 (penerjemah di bandara Halim)
d Syahrul Murojab, diplomat Kemenlu, angkatan ’99 awal (penerjemah di istana Bogor)” tambah pemilik akun Achyat Progresife.