KALAM, Wadah Kreativitas Anak-anak Bogor

Posted on Posted in You Can Do It

you_kalam2_ed55Dewasa ini, kaum muda Indonesia kian disibukkan dengan urusan pribadi masing-masing. Sedikit sekali yang mau meluangkan waktu untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya. Di sudut sebuah kampung di Utara Bogor ada sekumpulan remaja yang peduli dengan kampung halamannya.

KALAM, kependekan dari Kampung Halaman, adalah organisasi non profit yang mendorong penguatan peran remaja melalui program pendidikan popular berbasis komunitas. Kampung Halaman percaya bahwa remaja adalah anggota penting yang menjadi kunci suksesnya proses regenerasi pengetahuan di komunitas. Remaja komunitas yang terlibat dalam program Kampung Halaman diharapkan dapat mampu mengidentifikasi masalah yang dihadapi, memahami posisi mereka sebagai agen sosial, memahami modal sosial komunitas yang mereka miliki, sehingga mereka dapat mempelopori aktivitas nyata untuk memperbaiki kondisi komunitasnya.you_kalam3_ed55

Kampung Halaman bermarkas di Bangbarung Raya, sebuah jalan di wilayah Tegal Gundil, Bogor Utara, tepatnya jalan yang menuju Indraprasta. Di jalan itu ada sebuah warung yang bukan warung biasa. Para pengelolanya menyebutnya dengan “warteg”, singkatan dari Warung Tegal Gundil. Yang menarik warung tersebut ternyata dikelola muda-mudi warga Kampung Tegal Gundil yang menamakan kelompok atau komunitasnya KALAM. Di warung itu terdapat distro, perpustakaan baca, dan juga radio komunitas yang mereka namakan BETE Radio.

you_kalam1_ed55“Daripada nongkrong, main kartu, gitar-gitaran yang tidak jelas, akhirnya muncul keinginan untuk berbuat sesuatu. Kami membuat suatu wadah atau komunitas yang dapat menyalurkan aspirasi,” ujar Nur Iman Soleh [20] salah satu anggota KALAM pada gelaran KumKum di Museum Mandiri, Kota Tua, Jakarta.

Dari komunitas tersebut masyarakat Tegal Gundil telah mengapresiasikan aspirasi mereka lewat koran alternatif yang deberi nama Berita Tegal Gundil. Isinya menginformasikan segala kegiatan di seputar Kelurahan Tegal Gundil. Selain itu, ada juga kegiatan seperti Sanggar Barudak, film independen, multimedia, percetakan, sablon hingga event organizer menjadi rutinitas kegiatan KALAM. Dan di Sanggar Barudak inilah terdapat perpustakaan baca, studio radio, serta kafe yang lokasinya menyatu dengan warung-warung pedagang kaki lima. Contah hasil kreatif KALAM adalah multimedia atau desain grafis yang dipamerkan dalam acara KumKum. Kreativitas tersebut bisa dijual dan hasil penjualannya digunakan untuk sarana dan prasarana kampung mereka.you_kalam4_ed55

Patut diacungi jempol dan penghargaan yang tinggi bagi ide dan kegiatan mereka. Ini merupakan hal positif dan bisa diteladani oleh pemuda-pemudi di daerah mana pun untuk berkarya dan berkreasi dengan dana sendiri, tanpa bantuan dan binaan pemerintah. Selain mengusahakan biaya kegiatan sendiri, tak jarang dari proses berkarya ini pula mereka justru bisa menghasilkan pendapatan bagi para anggota. Inilah kelebihannya. Komunitas kreatif seperti ini mampu memberikan jawaban positif atas tantangan yang sedang dihadapi dunia anak muda saat ini. Tak hendak eksklusif, Kampung Tegal Gundil juga membuka peluang bagi siapa saja untuk turut serta bergabung dalam komunitasnya. « [gatit] – foto: gatit & umi